
David Sullivan, pemilik mayoritas West Ham United, dilarang berinteraksi dengan tim putri dan akademi klub sejak 2023 setelah penyelidikan FA atas dugaan pelanggaran perlindungan. Larangan itu dirahasiakan publik, sementara Sullivan tetap tampil di pertandingan tim utama pria, memicu kritik atas transparansi penanganan kasus. Delapan wanita melapor ke polisi terkait perilaku Sullivan, namun belum ada tuntutan; regulator sepak bola Inggris mendesak klarifikasi dari FA dan West Ham.


