Everton Bidik Delap, Moyes Rela Keluarkan £30 Juta Demi Striker Chelsea
Baca dalam 60 detik
- Everton menjadikan Liam Delap sebagai target utama lini depan dengan dukungan penuh dari David Moyes.
- Rekor gol Delap yang minim di Chelsea membuat langkah ini dianggap berisiko, namun potensi fisiknya dinilai cocok dengan kebutuhan tim.
- Alternatif gratis Dusan Vlahovic dari Juventus menjadi opsi lain jika negosiasi Delap gagal.

Everton serius mengincar jasa Liam Delap, striker muda Chelsea yang dibanderol £30 juta, sebagai prioritas utama bursa transfer musim panas ini. Manajer David Moyes dikabarkan telah lama mengagumi kemampuan fisik dan etos kerja pemain berusia 23 tahun tersebut, menjadikannya target yang sulit dilepaskan.
Kebutuhan Everton akan penyerang anyar semakin mendesak setelah Thierno Barry hanya mampu membukukan delapan gol di semua kompetisi pada debutnya di Inggris. Rata-rata gol Barry per 90 menit di Premier League musim lalu (0,38) bahkan lebih rendah dari Beto (0,52), yang menandakan lini depan The Toffees sangat membutuhkan suntikan ketajaman. Delap, meski hanya mencetak satu gol Premier League bersama Chelsea musim lalu karena cedera dan sakit, sempat menunjukkan performa gemilang saat membela Ipswich Town dengan 12 gol dalam 37 penampilan pada 2024-25.
Penampilan Delap di Piala FA melawan Hull City menuai pujian dari mantan pemain Manchester City, Micah Richards. “Permainan Liam Delap brilian. Yang saya suka, saat Hull membentuk lima bek, Delap terus mencari celah,” ujar Richards. Mantan gelandang Tottenham, Michael Brown, juga menambahkan, “Delap bisa melakukan segalanya. Dia seperti penyerang klasik yang lengkap: bagus di udara, memegang bola, bertahan, dan menyelesaikan peluang.”
Meski demikian, mengandalkan Delap tetap merupakan langkah berisiko. Pemain jebolan akademi Manchester City itu baru sekali mencatat musim klinis di liga, yakni saat dipinjamkan ke Ipswich. Selebihnya, pengalaman di Stoke City dan Preston North End di Championship tidak menghasilkan jumlah gol yang konsisten. Namun, Moyes percaya bahwa fisik kuat, pergerakan tanpa bola, dan kemampuan mengganggu pertahanan lawan dapat menjadi aset berharga.
Alternatif yang juga dipertimbangkan adalah Dusan Vlahovic, penyerang Serbia yang baru saja habis kontrak dengan Juventus. Dengan pengalaman 94 gol dalam 221 pertandingan Serie A, Vlahovic menawarkan ketajaman yang lebih teruji. Everton bisa mendatangkannya tanpa biaya transfer, meski persaingan gaji dan bonus mungkin menjadi kendala. Keputusan akhir akan bergantung pada negosiasi dengan Chelsea—apakah mereka bersedia melepas Delap—atau Moyes lebih memilih opsi bebas transfer yang matang.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti Premier League, pergerakan Everton ini patut dicermati. Jika Delap bergabung, ia akan bersaing dengan Barry dan Beto untuk tempat utama. Namun, jika Vlahovic yang direkrut, Everton mendapatkan striker kelas Eropa yang bisa langsung berdampak. Langkah bursa transfer ini bisa menentukan apakah Everton mampu keluar dari papan tengah musim depan atau justru kembali terpuruk. Keputusan di tangan Moyes.



