Chelsea Kepincut Ibrahim Mbaye, PSG Pasang Harga Fantastis
Baca dalam 60 detik
- Klub Premier League Chelsea dikabarkan telah mengirimkan pertanyaan resmi kepada PSG terkait pemain sayap muda Senegal, Ibrahim Mbaye.
- PSG, yang masih memiliki ikatan kontrak hingga 2028, membanderol Mbaye dengan harga sekitar £43 juta atau setara Rp830 miliar.
- Ketertarikan Chelsea pada Mbaye mengonfirmasi strategi klub menggaet talenta muda potensial, meskipun negosiasi dengan PSG diprediksi berjalan alot.

Langkah Chelsea untuk terus mengisi skuad dengan pemain-pemain muda berbakat kembali terlihat. Klub asal London itu dikabarkan telah melayangkan pendekatan kepada Paris Saint-Germain (PSG) terkait Ibrahim Mbaye, winger timnas Senegal yang baru berusia 18 tahun.
Menurut jurnalis RMC Sport Fabrice Hawkins, Chelsea sudah melakukan penjajakan untuk mengetahui peluang merekrut Mbaye di bursa transfer musim panas ini. Namun, PSG tidak berada dalam posisi tertekan. Kontrak Mbaye di Parc des Princes masih berlaku hingga 2028, memberikan klub juara Ligue 1 itu posisi tawar yang kuat. Alhasil, Les Parisiens mematok banderol sekitar £43 juta (sekitar Rp830 miliar) bagi siapa pun yang ingin memboyong pemain kelahiran 2006 tersebut.
Mbaye sendiri merupakan produk akademi PSG yang mulai mencuri perhatian dalam dua musim terakhir. Musim lalu, ia mencatatkan 31 penampilan di semua kompetisi, termasuk di Liga Champions, dan mencetak tiga gol. Meski mayoritas turun dari bangku cadangan, kecepatan, kelincahan, serta keberaniannya dalam duel satu lawan satu membuat pelatih Luis Enrique kerap mempercayakannya.
Karier Mbaye juga naik pesat di level internasional. Setelah memilih membela Senegal ketimbang Prancis, ia langsung menjadi pemain termuda yang tampil di Piala Afrika (AFCON) musim lalu. Pelatih Senegal, Pape Thiaw, bahkan menyebut Mbaye sebagai “fenomena” dan memuji mentalitas serta potensinya. Dengan cepat, ia menjadi salah satu prospek paling menarik dari benua Afrika.
Ketertarikan Chelsea pada Mbaye bukanlah hal yang mengherankan. Sejak era Todd Boehly, klub London Barat itu gencar mendatangkan pemain-pemain muda potensial dengan kontrak jangka panjang. Mbaye dinilai cocok dengan profil yang mereka cari: cepat, teknis, dan bisa bermain di kedua sisi sayap. Meski mungkin butuh waktu untuk menjadi pemain inti, gaya bermainnya yang eksplosif dinilai pas dengan skema pelatih Xabi Alonso—yang rencananya akan mulai menangani Chelsea musim depan.
Namun, Chealsea bukan satu-satunya klub Premier League yang memantau situasi Mbaye. Beberapa klub lain juga disebut-sebut tertarik, meski belum ada yang bergerak sejauh Chelsea. Di sisi lain, PSG tidak berniat melepas Mbaye dalam waktu dekat. Mereka justru ingin membangun tim jangka panjang di sekeliling pemain muda seperti Mbaye, di bawah arahan Luis Enrique.
Jika melihat bursa transfer dalam beberapa tahun terakhir, tidak menutup kemungkinan Chelsea tetap mencoba menawar meski harga terbilang tinggi. Namun, dengan posisi PSG yang kuat, kesepakatan tampaknya sulit tercapai dalam jendela ini. Pertanyaannya, akankah Chelsea bersabar atau mencari alternatif lain? Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, pergerakan ini bisa menjadi pelajaran tentang bagaimana klub-klub Eropa serius dalam mengelola bakat muda—sesuatu yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi pengembangan sepak bola nasional.



