Liverpool Alihkan Target ke Ibrahim Mbaye, Sayap Muda PSG Bernilai £43 Juta
Baca dalam 60 detik
- Liverpool serius memburu dua pemain sayap PSG, Bradley Barcola dan Ibrahim Mbaye, untuk menambal lubang di skuad setelah kepergian tiga pilar utama.
- PSG membuka peluang melepas Mbaye dengan banderol €50 juta, namun persaingan dari Chelsea, Manchester City, dan Tottenham semakin memanas.
- Jika berhasil direkrut, Mbaye bisa menjadi proyek jangka panjang Andoni Iraola, mirip dengan transformasi Antoine Semenyo di Bournemouth.

Liverpool dikabarkan mulai menggeser prioritas buruan mereka di bursa transfer musim panas ini. Jika sebelumnya nama Bradley Barcola menjadi target utama, kini muncul opsi lain yang tak kalah menarik: Ibrahim Mbaye, winger muda PSG yang dibanderol sekitar £43 juta (€50 juta). Langkah ini tak lepas dari kebutuhan mendesak The Reds untuk memperkuat lini serang setelah kehilangan Mohamed Salah, Andy Robertson, dan Ibrahima Konate secara gratis.
Musim Premier League 2026/27 tinggal kurang dari empat pekan lagi, namun skuad Liverpool masih jauh dari kata siap. Andoni Iraola, pelatih baru yang menggantikan Arne Slot, harus menghadapi kenyataan pahit: banyak pemain inti masih beristirahat usai tampil di Piala Dunia, sementara Hugo Ekitike masih dalam masa pemulihan cedera Achilles. Kondisi ini membuat Iraola harus bergerak cepat, terutama di sektor sayap.
Bradley Barcola memang masih menjadi kandidat kuat. Pemain berusia 23 tahun itu dinilai sebagai 'pemain paling mirip Salah' di pasar transfer saat ini, menurut analis Anfield Index, Dave Hendrick. Kecepatan dan agresivitasnya cocok dengan skema high-intensity Iraola. Namun, PSG membanderol Barcola dengan harga selangit, £140 juta, yang dinilai terlalu mahal mengingat pemain tersebut sudah menolak perpanjangan kontrak.
Di sisi lain, Ibrahim Mbaye menawarkan opsi yang lebih terjangkau dan prospek jangka panjang. Pemain asal Senegal itu dijuluki 'Kylian Mbappe berikutnya' oleh GOAL, dan ia sudah menunjukkan kualitasnya saat mencetak gol melawan Prancis di Piala Dunia. Dengan postur 5'9", Mbaye memiliki gaya dribbling yang lincah dan berani, mirip dengan Barcola. Keistimewaannya, ia lebih sering bermain di sayap kanan—posisi yang ditinggalkan Salah.
Iraola punya pengalaman mengolah pemain sayap mentah menjadi bintang. Contohnya Antoine Semenyo, yang ia asah di Bournemouth hingga kini bersinar di Manchester City. Pola yang sama bisa diterapkan pada Barcola dan Mbaye. Namun, Liverpool butuh lebih dari sekadar satu pemain. Federico Chiesa memang menyatakan ingin bertahan, tetapi ia tak bisa menjadi solusi tunggal untuk mengisi kekosongan di lini depan.
Dalam laporan RMC Sport, disebutkan bahwa PSG terbuka menjual Mbaye karena kelebihan stok pemain sayap. Klub-klub seperti Chelsea, Manchester City, dan Tottenham juga mengantre. Liverpool harus bekerja keras untuk memenangkan perlombaan ini. Direktur teknis Richard Hughes, yang dikabarkan akan pindah ke Arab Saudi setelah bursa tutup, menjadi kunci dalam negosiasi.
Apakah Liverpool mampu mengamankan jasa Mbaye? Persaingan yang ketat dan waktu yang terbatas menjadi tantangan besar. Namun, jika Iraola berhasil mendatangkan dua pemain sayap sekaligus, fondasi serangan baru The Reds bisa terbangun untuk musim-musim mendatang.



