Newcastle Bersiap Boyong Giorgio Scalvini: Bek Muda Atalanta Seharga €45 Juta
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United memimpin perburuan bek timnas Italia Giorgio Scalvini, dengan Atalanta siap melepasnya seharga €45 juta.
- Kedatangan Scalvini diharapkan memperkuat lini belakang Newcastle yang rapuh musim lalu, kemasukan 55 gol di Premier League.
- Potensi Scalvini sebagai gelandang bertahan juga menjadi pertimbangan, mengingat kepergian Sandro Tonali.

Newcastle United kian serius mendatangkan Giorgio Scalvini dari Atalanta. Bek tengah timnas Italia berusia 22 tahun itu disebut menjadi prioritas utama The Magpies di bursa transfer musim panas ini, dengan Atalanta memberikan lampu hijau untuk negosiasi di angka €45 juta atau sekitar £38 juta.
Scalvini bukan nama baru bagi manajer Eddie Howe. Sejak 2025, Howe secara pribadi dikabarkan mengagumi permainan bek kelahiran 2003 tersebut. Musim lalu, Scalvini tampil konsisten bersama Atalanta dengan 30 penampilan di semua kompetisi, mayoritas sebagai bek tengah. Namun, fleksibilitasnya menarik perhatian: menurut Ben Mattinson, pramuka Como, Scalvini juga bisa diplot sebagai gelandang bertahan. "Gaya merebut bola Scalvini yang agresif dan proaktif mengingatkan saya pada cara Arne Slot menggunakan Wieffer di Feyenoord. Ia sangat nyaman memenangkan bola dengan pressing tinggi," ujar Mattinson.
Catatan statistik mendukung penilaian itu. Di Serie A musim lalu, Scalvini rata-rata melakukan 2,1 intersepsi per 90 menit, tertinggi di skuad Atalanta dan unggul 0,6 intersepsi dari pemain mana pun di timnya. Performa ini mengantarnya meraih rating FotMob 7,29, juga yang terbaik di timnya.
Kebutuhan Newcastle akan pemain bertahan baru sudah mendesak. Musim 2025-26, lini belakang mereka bocor: 55 gol bersarang di gawang Nick Pope dan Aaron Ramsdale — jumlah tertinggi di antara tim peringkat 13 besar Premier League. Akibatnya, Newcastle gagal lolos ke kompetisi Eropa. Situasi diperparah oleh usia senior Fabian Schär (34) dan Dan Burn (34), yang kontraknya hanya tersisa satu tahun. Howe butuh regenerasi, dan Scalvini, yang baru menginjak 22 tahun, bisa menjadi investasi jangka panjang.
Selain sektor bek tengah, Newcastle juga berburu kiper baru setelah mundur dari persaingan mendapatkan James Trafford. Kini, Zion Suzuki dari Parma menjadi kandidat utama. Agen kiper Jepang itu telah memberi sinyal positif kepada manajemen Newcastle bahwa kesepakatan mungkin terwujud. Namun, prioritas utama tetap mendatangkan Scalvini, yang diharapkan bisa langsung beradaptasi di Premier League.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti Premier League, langkah Newcastle menunjukkan ambisi mereka untuk kembali bersaing di papan atas. Dengan dukungan dana dari pengusaha Arab Saudi, The Magpies tak ragu menggelontorkan dana besar untuk pemain muda berpotensi. Scalvini, dengan kemampuan bermain di dua posisi, bisa menjadi solusi Howe mengatasi kebocoran pertahanan sekaligus memberikan fleksibilitas taktis. Apakah kepindahan ini akan terealisasi dalam waktu dekat? Semua mata kini tertuju pada negosiasi antara Newcastle dan Atalanta.



