Arsenal Buru Vini Jr atau Barcola: Gebrakan di Lini Sayap?
Baca dalam 60 detik
- Arsenal mengincar Vinicius Junior atau Bradley Barcola untuk memperkuat sayap setelah lini depan tampil tumpul musim lalu.
- Kontrak Vini Jr di Real Madrid tersisa setahun; jika tidak diperpanjang, Arsenal siap bernegosiasi dengan klub dan agen.
- Barcola dari PSG menjadi alternatif sepadan dengan statistik dribel dan gol yang impresif, termasuk 21 gol di musim 2024/25.

Setelah musim lalu merebut gelar Premier League untuk pertama kalinya dalam 22 tahun, Arsenal kini menghadapi tantangan besar di bursa transfer: memperkuat lini sayap yang menjadi titik lemah sepanjang musim 2025/26. Dua nama bintang tengah menjadi bidikan utama—Vinicius Junior dari Real Madrid dan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain.
Kontrak Vinicius Junior akan habis dalam waktu satu tahun di Santiago Bernabéu. Manajemen Arsenal dikabarkan sudah menjalin komunikasi dengan agen pemain Brasil tersebut. Jika pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Real Madrid tidak membuahkan hasil, Arsenal siap memulai negosiasi antarklub. Langkah ini dianggap sebagai pernyataan ambisi terbesar klub dalam sejarah bursa transfer mereka.
Andrea Berta, direktur olahraga Arsenal, menjadikan rekrutan pemain sayap elite sebagai prioritas utama musim panas ini. Alasannya sederhana: produktivitas gol dari para pemain sayap The Gunners musim lalu sangat mengecewakan. Leandro Trossard hanya mencetak satu gol di ajang Premier League, Gabriel Martinelli juga hanya satu gol dari total 11 gol di semua kompetisi, sementara Noni Madueke baru tiga gol. Bukayo Saka, yang biasanya menjadi andalan, hanya mencatat tujuh gol dan tujuh assist dalam 31 laga liga—angka di bawah standar tingginya.
Namun, jika Arsenal gagal mendapatkan Vinicius Junior, opsi lain yang tak kalah menarik adalah Bradley Barcola. Pemain sayap PSG berusia 23 tahun itu dikabarkan tidak akan menandatangani kontrak baru di Paris, dan Liverpool disebut sebagai pesaing utama. Menurut laporan The Telegraph, Barcola telah menjadi topik diskusi panjang di internal Arsenal. Perbandingan statistik menunjukkan keduanya memiliki karakteristik serupa: gemar mencetak gol, menciptakan peluang, dan melewati lawan dengan dribel lincah.
Barcola sempat dijuluki "Mbappe berikutnya" oleh jurnalis Robin Bairner, sementara scout Como Ben Mattinson menyebutnya sebagai "satu dari winger terbaik dunia". Meskipun statistik progressive carry-nya tidak setajam Vini Jr, jumlah dribel sukses keduanya relatif berimbang. Pada musim 2024/25, Barcola mencetak 21 gol di semua kompetisi saat PSG menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya, serta tiga gol di Piala Dunia. Musim lalu ia menorehkan 13 gol—masih di bawah 22 gol Vini Jr, tetapi menunjukkan tren positif.
"Ini soal dua pemain yang sama-sama elektrifikasi. Vini mungkin sudah ada di level Ballon d'Or, tapi Barcola tidak butuh waktu lama untuk menyandang status superstar," ujar seorang pengamat bursa transfer Eropa.
Bagi penggemar Arsenal di Indonesia, perburuan ini tentu menarik disimak. Kehadiran salah satu dari dua bintang tersebut tidak hanya akan meningkatkan daya gedor tim, tetapi juga memperkuat daya tarik Premier League di Asia Tenggara. Dengan kekuatan finansial yang mumpuni, Arsenal tampaknya siap bersaing di level tertinggi. Pertanyaannya kini: akankah Real Madrid atau PSG mau melepas aset berharga mereka? Atau justru Arsenal harus beralih ke opsi lain seperti Eli Junior Kroupi atau Marcus Rashford? Dalam hitungan pekan ke depan, arah bursa transfer ini akan mulai terbaca.



