Tuchel Tunggu Keputusan Menit Akhir: Declan Rice Diragukan Tampil Lawan Argentina
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Arsenal Declan Rice masih dalam pemulihan usai terserang virus di Meksiko, membuat statusnya untuk semifinal Piala Dunia melawan Argentina belum pasti.
- Pelatih Thomas Tuchel akan memutuskan menit-menit terakhir setelah Rice hanya mampu bermain satu babak saat melawan Norwegia karena sakit.
- Selain infeksi, Rice juga dibebani masalah saraf di punggung dan hamstring yang sudah berbulan-bulan, menambah risiko cedera jika dipaksakan.

Kepastian susunan pemain Inggris untuk laga semifinal Piala Dunia melawan Argentina masih menggantung hingga menit-menit terakhir. Gelandang andalan Declan Rice belum pulih total dari serangan virus yang membuatnya absen di babak kedua perempat final melawan Norwegia, sehingga tim medis harus melakukan evaluasi mendadak sebelum pertandingan di Atlanta.
Rice, yang baru saja menjalani tiga hari terbaring di kamar hotel akibat sakit perut, hanya mampu bermain 45 menit saat Inggris menang 2-1 atas Norwegia di Miami. Pelatih Thomas Tuchel mengakui bahwa kondisi pemain Arsenal itu belum seratus persen, meski ada optimisme ia bisa tampil sejak menit awal. Infeksi tersebut didapat Rice saat timnas Inggris bertanding melawan Meksiko di babak 16 besar, yang dimenangkan Inggris 3-2.
Dalam 48 jam terakhir, kondisi Rice dilaporkan membaik secara signifikan. Namun, mengingat tingkat keparahan penyakit yang sempat membuatnya terbaring, tim medis Inggris belum berani memberikan lampu hijau. Tuchel akan menunggu hingga sesi pemanasan terakhir untuk memutuskan apakah gelandang berusia 25 tahun itu layak diturunkan.
Keputusan akhir tidak hanya bergantung pada kesembuhan dari infeksi. Rice juga diketahui membawa cedera saraf kronis yang memengaruhi punggung bawah dan hamstringnya. Kondisi ini membuatnya rentan cedera jika dipaksakan bermain dalam intensitas tinggi. Tuchel kemungkinan akan berdiskusi dengan kapten Harry Kane dan staf medis untuk menentukan risiko terbaik.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mendukung timnas Inggris. Selain itu, performa Rice sebagai gelandang bertahan modern kerap menjadi acuan bagi pemain muda Indonesia yang bercita-cita berkarier di Eropa. Jika Rice absen, peluang bagi pemain seperti Jordan Henderson atau Kalvin Phillips untuk tampil sejak awal semakin terbuka.
Menurut analis sepak bola, absennya Rice akan mengubah keseimbangan lini tengah Inggris. Tanpa Rice, Inggris kehilangan pemain yang mampu memutus serangan lawan dan membangun serangan dari bawah. Argentina, yang memiliki Lionel Messi dalam performa terbaik, tentu akan mencoba mengeksploitasi celah tersebut. Pertanyaan besarnya: akankah Tuchel berani mengambil risiko dengan menurunkan Rice yang belum pulih sepenuhnya, atau memilih opsi yang lebih aman demi menjaga peluang lolos ke final?



