Rekor £125 Juta: Enzo Fernandez Resmi ke Manchester City, Rekan Setim Sampai Kepincut
Baca dalam 60 detik
- Manchester City memecahkan rekor transfer Inggris dengan mendatangkan Enzo Fernandez dari Chelsea senilai £125 juta pada hari penutupan bursa.
- Pelatih Enzo Maresca mengungkapkan sejumlah pemain City secara pribadi menanyakan kepastian kedatangan gelandang Argentina itu, menandakan ekspektasi tinggi di ruang ganti.
- Kedatangan Fernandez menjadi bagian dari belanja besar City yang mencapai £458 juta, dengan fokus utama merombak lini tengah untuk musim ini.

Manchester City resmi mengamankan jasa Enzo Fernandez dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai £125 juta, memecahkan rekor Inggris pada hari terakhir bursa transfer. Keputusan ini bukan hanya soal angka, melainkan juga sinyal ambisi The Citizens untuk mempertahankan dominasi di Premier League. Pelatih Enzo Maresca bahkan mengungkapkan bahwa beberapa pemain inti City secara pribadi menanyakan kepastian kedatangan gelandang asal Argentina tersebut, sebuah indikasi bahwa kehadirannya telah dinanti-nanti sejak lama.
Fernandez, yang sebelumnya bekerja sama dengan Maresca di Chelsea, dijadwalkan menjalani debutnya saat City menjamu Coventry City di Etihad Stadium pada Sabtu ini. Maresca, yang mengenal betul kualitas pemain berusia 25 tahun itu, menilai Fernandez memiliki mentalitas juara yang terbukti lewat gelar Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub. "Dia adalah pemenang, dan ketika pemain seperti itu bergabung, ruang ganti pasti senang," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (1/2/2025).
Kedatangan Fernandez juga memicu perubahan struktur kepemimpinan di City. Ruben Dias ditunjuk sebagai kapten baru menggantikan Bernardo Silva yang hengkang pada musim panas. Sementara itu, Erling Haaland, Marc Guehi, dan Gianluigi Donnarumma masuk dalam kelompok kepemimpinan. Langkah ini menunjukkan Maresca tidak ragu merombak hierarki tim demi membangun fondasi baru yang solid.
Di balik layar, kepindahan Fernandez ternyata bukan tanpa drama. Sejak awal tahun, pemain yang pernah memperkuat Benfica itu sudah bertekad meninggalkan Stamford Bridge. Bahkan, pembicaraan dengan pelatih anyar Chelsea, Xabi Alonso, pada musim panas tidak mampu mengubah niatnya. Alonso sendiri merespons dengan lapang dada, "Dalam sepak bola banyak hal terjadi. Kami telah berbicara dengan Enzo dengan penuh hormat. Apa yang dia lakukan untuk klub ini luar biasa, tapi sekarang saatnya melangkah maju."
City sendiri menggelontorkan dana fantastis sebesar £458 juta sepanjang bursa transfer, dengan £327 juta di antaranya digunakan untuk merombak lini tengah. Selain Fernandez, Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi turut direkrut untuk memperkuat sektor tersebut. Winger Iliman Ndiaye, Allan, serta kiper cadangan Geronimo Rulli juga masuk daftar belanja, meski klub berhasil meraup lebih dari £300 juta dari penjualan pemain.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah City ini menjadi pelajaran penting tentang strategi perombakan skuad yang agresif namun tetap memperhatikan keseimbangan finansial. Meski mengeluarkan dana besar, klub tetap mampu menutup sebagian besar pengeluaran melalui penjualan pemain. Ini berbeda dengan pendekatan beberapa klub Eropa yang cenderung boros tanpa perencanaan matang. Maresca menegaskan bahwa dengan kedatangan Iliman dan Enzo di hari-hari terakhir, skuadnya kini sudah lengkap. "Sekarang saatnya bekerja," katanya.
Pertanyaan yang kini mengemuka adalah apakah investasi besar ini akan segera membuahkan hasil. Dengan lini tengah yang dirombak total, City diprediksi akan tampil lebih dinamis. Namun, apakah mereka telah cukup kuat untuk mengejar ketertinggalan dari Arsenal dan Liverpool di klasemen? Atau justru keputusan ini akan menjadi bumerang jika para pemain anyar gagal beradaptasi? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi satu hal pasti: musim ini akan menjadi ujian besar bagi Maresca dan proyek ambisiusnya di Manchester.



