Ronaldo vs Modric: Duel Para Legenda di Panggung Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Portugal dan Croatia akan bertemu untuk pertama kalinya di Piala Dunia, memperebutkan tiket ke babak 16 besar di Toronto.
- Duel ini mempertemukan dua veteran Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric, yang masih menjadi pilar tim masing-masing.
- Pemenang laga ini akan menghadapi Spanyol atau Austria pada 6 Juli di Dallas Stadium.

Pertemuan pertama Portugal dan Croatia di Piala Dunia 2026 tidak hanya menentukan langkah ke babak 16 besar, tetapi juga menjadi panggung bagi dua legenda sepak bola yang masih bersinar: Cristiano Ronaldo dan Luka Modric. Laga yang akan digelar di Toronto Stadium pada 3 Juli dini hari WIB ini menyajikan drama tersendiri, mengingat keduanya pernah menjadi motor kesuksesan Real Madrid selama enam musim.
Portugal lolos ke fase gugur setelah menjadi runner-up Grup K, di bawah Kolombia. Pasukan Roberto Martinez hanya mampu bermain imbang melawan Kongo DR dan Kolombia, namun menang telak 5-0 atas Uzbekistan. Sementara itu, Croatia, finalis Piala Dunia 2018, bangkit setelah kalah di laga perdana dari Inggris. Kemenangan atas Panama dan Ghana memastikan mereka melaju sebagai runner-up Grup L.
Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, masih menjadi andalan Portugal. Dua golnya ke gawang Uzbekistan membuktikan ketajamannya. Di sisi lain, Modric, yang genap 39 tahun, baru saja mencatatkan penampilan ke-201 untuk Croatia dan memberikan assist krusial saat melawan Ghana. Keduanya sama-sama menjadi kapten dan figur sentral di ruang ganti.
Sejarah pertemuan kedua tim di turnamen besar hanya terjadi di Piala Eropa. Pada EURO 1996, Portugal menang 3-0 berkat gol Luis Figo. Dua dekade kemudian, di EURO 2016, Portugal kembali menang melalui gol Ricardo Quaresma di babak perpanjangan waktu. Kini, di pentas dunia, tensi diprediksi lebih tinggi. Penyerang Portugal, Joao Felix, menyatakan timnya tenang dan percaya diri. "Kami sudah sering bertemu mereka, tahu kelebihan dan kelemahan mereka. Kami akan melakukan segalanya untuk lolos," ujarnya.
Pelatih Croatia, Zlatko Dalic, justru membela timnya dari kritik. Menurutnya, anak asuhnya layak diapresiasi atas perjuangan mereka. "Tim ini pantas mendapatkan cinta, bukan kritik saat kalah. Mereka sudah memberikan segalanya untuk negara," tegas Dalic. Ia mengingatkan bahwa Croatia kembali ke babak gugur seperti delapan tahun lalu, sebuah pencapaian yang patut dihargai.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menawarkan tontonan kelas dunia. Ronaldo dan Modric adalah dua nama besar yang identik dengan era keemasan Real Madrid. Duel mereka di Toronto bisa menjadi salah satu momen paling ikonik di Piala Dunia 2026. Pertanyaannya, mampukah generasi penerus seperti Joao Felix atau Josko Gvardiol mengambil alih panggung dari para senior mereka?



