Manuel Neuer Tutup Buku: Kiper Legendaris Jerman Pensiun Usai Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Manuel Neuer mengakhiri karier internasionalnya setelah Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 oleh Paraguay.
- Kiper berusia 40 tahun itu sebelumnya sudah pensiun pada 2024, tetapi kembali dipanggil untuk turnamen akbar di Amerika Serikat.
- Dengan 128 caps dan gelar juara dunia 2014, Neuer meninggalkan warisan sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa.

Manuel Neuer secara resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional Jerman setelah kekalahan dramatis dari Paraguay melalui adu penalti di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dalam wawancara singkat dengan penyiar ARD usai pertandingan, kiper berusia 40 tahun itu hanya menjawab, “Ya,” ketika ditanya apakah laga tersebut merupakan penampilan terakhirnya untuk Die Mannschaft.
Keputusan ini menutup babak panjang karier Neuer yang dimulai sejak debutnya pada 2009. Ia sempat mengumumkan pensiun pada Agustus 2024, namun dipanggil kembali untuk memperkuat Jerman di Piala Dunia 2026—sebuah keputusan yang mengejutkan banyak pihak. Sayangnya, langkah Jerman terhenti lebih awal dari yang diharapkan setelah kalah adu penalti dari Paraguay, yang menjadi pertandingan pamungkas Neuer.
Neuer dikenal sebagai salah satu kiper revolusioner dalam sejarah sepak bola. Gaya bermainnya sebagai “sweeper-keeper” yang aktif keluar dari garis gawang telah mengubah cara pandang terhadap posisi kiper modern. Prestasinya bersama Bayern Munich juga tak kalah gemilang, termasuk meraih dua gelar Liga Champions dan sejumlah trofi Bundesliga. Namun, di level internasional, momen puncaknya adalah saat memimpin Jerman menjadi juara dunia di Brasil pada 2014.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pensiunnya Neuer menandai berakhirnya era kiper-kiper legendaris yang menghiasi Piala Dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia sendiri mulai melahirkan kiper-kiper potensial yang mengadopsi gaya modern ala Neuer, seperti Ernando Ari dan Nadeo Argawinata. Kepergian Neuer bisa menjadi inspirasi bagi mereka untuk terus mengembangkan kemampuan, terutama dalam hal distribusi bola dan membaca permainan.
Pertanyaan kini muncul: siapa yang akan mengisi posisi kiper utama Jerman ke depan? Marc-André ter Stegen, yang selama ini menjadi cadangan, mungkin akan naik pangkat. Namun, performanya di Barcelona belakangan ini tidak konsisten. Ataukah Jerman akan memberikan kesempatan kepada kiper muda seperti Alexander Nübel? Keputusan pelatih Julian Nagelsmann akan menjadi sorotan dalam persiapan menuju Piala Eropa 2028.



