Spanyol Bangkit: Oyarzabal dan Yamal Hancurkan Arab Saudi 4-0
Baca dalam 60 detik
- Spanyol menang telak 4-0 atas Arab Saudi di Piala Dunia 2026, bangkit setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde.
- Lamine Yamal mencetak gol dan menjadi pencetak gol termuda kedelapan dalam sejarah Piala Dunia, hanya kalah dari rekan senegaranya Gavi.
- Kemenangan ini membawa Spanyol ke puncak Grup H dan hanya membutuhkan satu poin dari laga melawan Uruguay untuk lolos ke babak 32 besar.

Tim nasional Spanyol akhirnya menunjukkan tajinya di Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Arab Saudi 4-0 di Atlanta, Georgia, dalam laga kedua Grup H. Kemenangan ini membalas hasil imbang mengecewakan 0-0 melawan debutan Tanjung Verde pada pertandingan pertama.
Sejak menit awal, pasukan Luis de la Fuente langsung menekan pertahanan Arab Saudi yang kewalahan. Gol pertama lahir pada menit ke-10 melalui aksi brilian Lamine Yamal yang menyambar umpan silang Mikel Oyarzabal. Dua gol berikutnya dicetak oleh Oyarzabal sendiri pada menit ke-21 dan ke-24, memanfaatkan kegagalan lini belakang lawan dalam membersihkan bola. Skor 3-0 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, meski kedua pencetak gol ditarik keluar, Spanyol tetap dominan. Gol keempat tercipta pada menit ke-49 melalui gol bunuh diri Hassan Altambakti setelah sepakan voli Marc Cucurella membentur mistar dan memantul ke arahnya. Arab Saudi nyaris tidak mampu menciptakan peluang berarti sepanjang laga.
Kemenangan ini menjadi pernyataan kebangkitan Spanyol setelah performa datar di laga perdana. โPertandingan pertama bukanlah permainan kami yang sesungguhnya. Kini kami telah tiba dan akan terus melaju,โ ujar Yamal usai laga. Pemain muda yang musim lalu bersinar di Barcelona itu mengaku mewujudkan mimpi bermain di Piala Dunia setelah sebelumnya menonton edisi 2022 dari ruang kelas.
Bagi Indonesia, penampilan Spanyol ini menjadi tontonan menarik mengingat banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mengidolakan gaya tiki-taka. Selain itu, keberhasilan Yamal sebagai remaja berbakat mengingatkan pada potensi pemain muda Indonesia seperti Marselino Ferdinan atau Ronaldo Kwateh yang juga bermimpi tampil di panggung dunia. Namun, jalan menuju Piala Dunia masih panjang bagi Garuda Muda yang harus bersaing di level Asia.
Dengan hasil ini, Spanyol hanya membutuhkan satu poin dari laga pamungkas melawan Uruguay untuk memastikan tempat di babak 32 besar. Sementara itu, Arab Saudi harus segera bangkit dan mengalahkan Tanjung Verde jika ingin lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Pertanyaan besarnya: mampukah Spanyol mempertahankan konsistensi ini hingga fase gugur?



