Laimer Tantang Messi: Mimpi Austria di Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Austria kembali ke Piala Dunia setelah 28 tahun, diundi di Grup J bersama Argentina, Aljazair, dan Yordania.
- Gelandang Bayern Munich, Konrad Laimer, menyebut Lionel Messi sebagai pemain terbaik dunia dan siap mengukur kemampuan timnya.
- Kapten David Alaba menjadi figur sentral dengan pengalaman dan kepemimpinannya, dianggap sebagai pemain terbesar Austria sepanjang masa.

Konrad Laimer, gelandang serba bisa Bayern Munich, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya menjelang debut Piala Dunia pertamanya di usia 28 tahun. Austria, yang telah lama absen dari panggung sepak bola global, akhirnya lolos ke Piala Dunia 2026 dan langsung dihadapkan pada grup neraka bersama juara bertahan Argentina, Aljazair, dan Yordania.
Dalam wawancara eksklusif dengan FIFA, Laimer mengungkapkan bahwa kebersamaan tim menjadi kekuatan utama Austria. โKami benar-benar sebuah tim. Semua orang senang bergabung dengan tim nasional, kami ingin menang dan bermain bersama. Itu terlihat di lapangan,โ ujarnya. Ia menambahkan bahwa dinamika tim yang penuh kegembiraan dan gairah menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen.
Laimer juga memuji peran kapten David Alaba, yang menurutnya merupakan pemain terbesar yang pernah dimiliki Austria. โDia adalah pelopor dalam banyak hal. Pengalamannya di level tertinggi, baik sebagai pemain maupun pribadi, sangat berharga bagi tim. Dia memimpin, memberi instruksi, dan selalu tahu apa yang penting,โ kata Laimer. Alaba, yang telah memenangkan banyak gelar bersama klub, diharapkan menjadi mentor bagi pemain muda Austria.
Menghadapi Argentina yang diperkuat Lionel Messi, Laimer mengaku tak sabar. โMessi adalah pemain terbaik di dunia. Bermain melawan pemain sekaliber itu adalah kesempatan untuk mengukur kemampuan kami. Argentina adalah tim spesial dengan kualitas luar biasa, tapi kami juga ingin menunjukkan kemampuan,โ tegasnya. Meski di atas kertas Austria bukan unggulan, Laimer percaya bahwa sepak bola penuh kejutan. โKami bukan favorit, tapi jika bermain sebagai tim, kami bisa mengalahkan siapa pun,โ tambahnya.
Bagi Indonesia, perjalanan Austria di Piala Dunia 2026 bisa menjadi inspirasi. Tim yang tidak diunggulkan namun memiliki semangat juang tinggi dan pemain-pemain berkualitas seperti Alaba dan Laimer menunjukkan bahwa kerja sama tim dan persiapan matang dapat menyaingi raksasa sepak bola. Pelajaran ini relevan bagi sepak bola Indonesia yang tengah berbenah menuju level kompetitif.
Laimer menutup dengan pandangan ke depan: โKami ingin lolos dari grup dulu, lalu lihat ke mana perjalanan ini membawa kami. Segalanya mungkin terjadi. Kami punya kualitas, tapi harus membuktikannya di hari yang penting.โ Pertanyaan besarnya: mampukah Austria menjadi kuda hitam yang mengejutkan dunia?



