Piala Dunia 2026: Meksiko, AS, dan Jerman Lolos ke Babak 32 Besar
Baca dalam 60 detik
- Meksiko menjadi tim pertama yang memastikan tempat di babak gugur setelah mengalahkan Afrika Selatan dan Korea Selatan di Grup A.
- Amerika Serikat menyusul sebagai juara Grup D berkat kemenangan atas Paraguay dan Australia, akan menghadapi peringkat ketiga dari grup lain.
- Jerman menjadi wakil Eropa pertama yang lolos ke fase knockout sejak 2014, setelah menang atas Curacao dan Pantai Gading di Grup E.
Babak grup Piala Dunia 2026 mulai menjaring tim-tim yang berhak melaju ke fase gugur. Tuan rumah bersama Meksiko menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke babak 32 besar setelah dua kemenangan beruntun di Grup A. Langkah ini sekaligus menegaskan dominasi mereka di hadapan pendukung sendiri.
Meksiko mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan atas Afrika Selatan dan Korea Selatan, cukup untuk mengunci puncak klasemen Grup A. Hasil ini membuat El Tri lolos tanpa perlu menunggu pertandingan terakhir. Di babak 32 besar, mereka akan menghadapi tim peringkat ketiga dari Grup C, E, F, H, atau I di Mexico City pada 30 Juni. Kepastian ini disambut euforia suporter yang memadati stadion sepanjang laga.
Tak mau kalah dari tetangganya, Amerika Serikat di bawah asuhan Mauricio Pochettino menjadi tim kedua yang lolos. The Stars and Stripes mencatat kemenangan telak atas Paraguay dan Australia di Grup D, memastikan status juara grup setelah Paraguay mengalahkan Turki pada hari yang sama. Dengan hasil tersebut, AS akan bertemu tim peringkat ketiga dari Grup B, E, F, I, atau J di San Francisco Bay Area pada 1 Juli. Penampilan impresif Pochettino bersama skuad muda AS menjadi sorotan, terutama setelah kegagalan di edisi sebelumnya.
Dari kawasan Eropa, Jerman menjadi wakil pertama yang memastikan langkah ke fase knockout. Tim asuhan Julian Nagelsmann meraih kemenangan beruntun atas Curacao dan Pantai Gading di Grup E, mengamankan tempat di babak 32 besar untuk pertama kalinya sejak 2014. Kebangkitan Jerman ini menjadi sinyal bahwa mereka kembali menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan, setelah tersingkir di fase grup pada Piala Dunia 2022.
Bagi Indonesia, perkembangan ini menarik karena Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama dengan format 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara non-unggulan. Meski Timnas Indonesia belum berpartisipasi, kehadiran tim-tim seperti Meksiko, AS, dan Jerman menunjukkan persaingan yang semakin ketat. Pengamat sepak bola Indonesia menilai bahwa format baru ini bisa menjadi momentum bagi Asia Tenggara untuk bersaing di masa depan, terutama dengan peningkatan kualitas liga domestik.
Dengan tiga tim sudah dipastikan lolos, persaingan di grup-grup lain masih terbuka lebar. Beberapa tim unggulan seperti Brasil, Argentina, dan Prancis masih berjuang untuk mengamankan posisi. Pertanyaan besarnya, akankah ada kejutan seperti kegagalan tim besar atau munculnya kuda hitam baru? Babak grup masih menyisakan drama yang layak ditunggu.



