Manzambi Gantikan Peran Kunci, Swiss Puncaki Grup B Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Johan Manzambi mencetak dua gol sebagai pemain pengganti, membawa Swiss menang 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina.
- Kemenangan ini mengantarkan Swiss ke puncak klasemen Grup B, setelah sebelumnya bermain imbang melawan Qatar.
- Pelatih Murat Yakin memanfaatkan jeda hidrasi untuk mengubah taktik, yang menjadi kunci kebangkitan Swiss di babak kedua.

Gelandang Freiburg, Johan Manzambi, menjadi pahlawan kemenangan Swiss atas Bosnia dan Herzegovina dengan dua golnya di babak kedua, membawa timnya memuncaki klasemen Grup B Piala Dunia. Pemain berusia 20 tahun itu masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol spektakuler pada menit ke-74 dan ke-90, memastikan kemenangan 4-1 yang menghidupkan peluang Swiss melaju ke fase gugur.
Pertandingan yang sempat berjalan lamban di babak pertama berubah drastis setelah jeda. Manzambi, yang baru dimasukkan pada menit ke-60, langsung memberikan dampak dengan tembakan first-time yang tak terhentikan. Rekan penggantinya, Ruben Vargas, menggandakan keunggulan pada menit ke-84 sebelum kemudian memberikan assist untuk gol kedua Manzambi. Kapten Granit Xhaka menutup pesta gol Swiss melalui titik putih pada masa injury time.
Bosnia, yang harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Tarik Muharemovic mendapat kartu merah karena melanggar Breel Embolo, sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol keras Ermin Mahmic pada menit ke-90+3. Namun, perlawanan mereka tak cukup untuk membendung agresivitas Swiss yang tampil trengginas di babak kedua.
Pelatih Swiss, Murat Yakin, mengakui strategi menunggu hingga jeda hidrasi untuk melakukan perubahan taktik menjadi kunci kemenangan. "Kami membutuhkan kesabaran dan memilih menunggu hingga jeda hidrasi untuk melakukan perubahan taktis agar lawan tidak punya kesempatan bereaksi. Kami memasukkan pemain cepat dan setelah lawan kelelahan, kami mendapat ruang," ujar Yakin. Di sisi lain, pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, mengakui keunggulan Swiss tetapi tetap optimistis menghadapi laga terakhir grup.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa Manzambi menjadi pengingat akan pentingnya peran pemain penggubah dalam turnamen besar. Di tengah hiruk-pikuk persaingan Grup B yang ketat, Swiss menunjukkan bahwa kedalaman skuad dan kecerdasan taktik bisa menjadi penentu. Pertanyaan selanjutnya: akankah Manzambi kembali menjadi andalan di laga penentu melawan Kosta Rika?



