Rangnick Beri Peringatan Keras: Austria Butuh Performa Terbaik untuk Hadapi Argentina
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Austria, Ralf Rangnick, mengakui timnya harus tampil sempurna secara taktik dan mental untuk bisa bersaing dengan juara bertahan Argentina di Piala Dunia 2026.
- Argentina datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah Lionel Messi mencetak hat-trick, sementara Austria baru saja memutus puasa kemenangan 36 tahun di Piala Dunia.
- Pertandingan ini menjadi ujian sejati bagi kebangkitan Austria di bawah Rangnick, yang membawa tim kembali ke Piala Dunia setelah 28 tahun absen.

Pelatih tim nasional Austria, Ralf Rangnick, menegaskan bahwa anak asuhnya harus menampilkan performa terbaik sejak ia menangani tim jika ingin menghindari kekalahan saat berhadapan dengan juara bertahan Argentina pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026, Senin (22/6) waktu setempat. Pertandingan yang akan digelar di Dallas Stadium ini mempertemukan dua tim yang sama-sama mengantongi tiga poin setelah kemenangan di laga perdana.
Austria sukses mengalahkan Yordania, sementara Argentina menundukkan Aljazair dengan skor 3-0 berkat hat-trick Lionel Messi. Hasil tersebut membuat Rangnick langsung memberikan peringatan kepada skuadnya. Dalam konferensi pers, ia mengakui bahwa timnya tidak menemukan celah berarti dari permainan Argentina. "Mari kita bicara tentang kelemahan: tidak ada, setidaknya yang bisa kami amati. Kekuatan mereka luar biasa. Para pemain bisa bermain dengan dua atau tiga tipe tim yang berbeda," ujar Rangnick.
Pelatih asal Jerman itu menambahkan bahwa timnya telah mempersiapkan diri secara maksimal, baik dalam penguasaan bola, transisi, maupun situasi bola mati. Namun, ia menekankan bahwa faktor taktik dan keberanian menjadi kunci. "Kami harus sangat kuat secara taktik, tetapi juga harus sangat berani. Kami harus menampilkan permainan terbaik besok dan mungkin harus menunjukkan performa terbaik yang pernah kami lakukan di bawah kepemimpinan saya," tegasnya.
Rangnick, yang mengambil alih tim dari Franco Foda tiga tahun lalu, berhasil membawa Austria kembali ke panggung Piala Dunia. Ia menyadari bahwa banyak pihak meragukan peluang timnya. "Saya tidak tahu berapa banyak orang yang akan bertaruh pada Austria dan berapa banyak pada Argentina. Jika Anda melihat algoritma, mungkin dikatakan kami tidak akan menang besok. Tapi kami akan bermain melawan segala rintangan. Itu berarti kami bisa mengejutkan, bisa hasil imbang atau kemenangan. Semuanya mungkin karena ini olahraga bola dan olahraga tim," kata Rangnick.
Bagi Indonesia, pertandingan ini menarik untuk disimak karena menunjukkan bagaimana tim non-unggulan bisa bersaing dengan raksasa sepak bola. Pelajaran tentang persiapan taktik, mentalitas, dan keberanian yang ditunjukkan Austria bisa menjadi inspirasi bagi perkembangan sepak bola nasional. Selain itu, kehadiran Lionel Messi sebagai ikon global selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar sepak bola di Tanah Air.
Rangnick menutup dengan pernyataan yang menegaskan keyakinannya pada tim. "Kami memiliki gaya sendiri, kami memiliki kegigihan dan keberanian. Kami bisa menentukan jalannya pertandingan. Inilah yang membuat atau menghancurkan Anda. Saya tahu Argentina bermain di level yang istimewa, tetapi yang penting adalah level permainan kami nanti," pungkasnya. Pertanyaan besarnya: mampukah Austria benar-benar memberikan kejutan, atau Argentina akan kembali menunjukkan dominasinya?



