Dembele Bela Mbappe: Kritik Sudah Melampaui Batas
Baca dalam 60 detik
- Ousmane Dembele menilai kritik terhadap Kylian Mbappe terlalu berlebihan, menyangkut aspek personal hingga performa di lapangan.
- Mbappe gagal membawa Real Madrid meraih trofi musim ini, namun tetap menjadi kapten andalan Timnas Prancis jelang Piala Dunia.
- Dembele juga memberikan dukungan terhadap calon suksesor Didier Deschamps, Zinedine Zidane, yang dinilai layak menangani Timnas Prancis.

Kritik pedas yang dialamatkan kepada Kylian Mbappe dinilai sudah melampaui batas kewajaran. Hal itu diungkapkan rekan setimnya di Timnas Prancis, Ousmane Dembele, yang membela sang kapten dari serangan publik yang dinilai tidak proporsional.
Dalam wawancara dengan harian Spanyol Marca, Dembele menyatakan bahwa Mbappe kerap menjadi sasaran kritik yang tidak adil, bahkan hingga hal-hal sepele seperti cara mengikat tali sepatu atau menarik kaus kaki. "Dia masih manusia biasa. Bersama Timnas Prancis, dia sangat baik, dia seorang pemimpin," ujar Dembele.
Musim ini menjadi ujian berat bagi Mbappe. Real Madrid gagal meraih satu pun trofi, baik di La Liga maupun Liga Champions, sejak kedatangannya pada 2024. Situasi itu semakin memicu sorotan tajam dari media dan penggemar di Spanyol maupun Prancis. Namun, Dembele menegaskan bahwa tekanan yang diterima Mbappe tidak sebanding dengan kontribusinya di lapangan.
Dembele sendiri tengah menikmati musim gemilang bersama Paris Saint-Germain. Ia berhasil membawa klub ibu kota Prancis itu meraih gelar Liga Champions kedua secara beruntun, sekaligus menjadikannya kandidat kuat peraih Ballon d'Or tahun ini. Keduanya diprediksi akan menjadi starter saat Prancis menghadapi Senegal pada laga perdana Piala Dunia, Selasa mendatang, diikuti laga melawan Irak dan Norwegia.
Selain membela Mbappe, Dembele juga memberikan penghormatan kepada pelatih Didier Deschamps yang akan mengundurkan diri setelah turnamen ini. "Dia adalah pelatih yang luar biasa. Dia akan selamanya menjadi legenda di antara pelatih Timnas Prancis," puji Dembele. Deschamps telah mempersembahkan gelar juara dunia 2018 dan runner-up 2022.
Menyinggung soal calon pengganti Deschamps, Dembele menyambut baik kemungkinan Zinedine Zidane mengambil alih kursi pelatih. "Kami berharap bisa menyambutnya suatu hari nanti. Saya yakin dia akan melakukan pekerjaan fantastis," tambahnya. Zidane, yang pernah menjadi rekan setim Deschamps saat juara dunia 1998, telah lama dikaitkan dengan posisi tersebut, meskipun ia enggan membahasnya selama Deschamps masih menjabat.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, dinamika di kubu Prancis ini menarik dicermati. Timnas Prancis tetap menjadi salah satu favorit juara, dan performa Mbappe di bawah tekanan akan menjadi sorotan utama. Apakah kritik yang ada justru akan memotivasinya untuk tampil lebih garang, atau justru menjadi beban? Jawabannya akan terjawab dalam beberapa pekan ke depan di Piala Dunia.



