Milan Kembali Incar Alajbegovic Setelah Negosiasi Atalanta Mandek
Baca dalam 60 detik
- Atalanta gagal mencapai kesepakatan dengan Bayer Leverkusen untuk Kerim Alajbegovic karena banderol €30 juta plus bonus dianggap terlalu tinggi.
- Milan dan Fiorentina siap memanfaatkan situasi ini untuk merekrut pemain sayap Bosnia tersebut, yang sebelumnya menjadi target alternatif.
- Sementara itu, target utama Milan, Konstantinos Karetsas, semakin dekat bergabung dengan Borussia Dortmund setelah tawaran €30 juta mereka ditolak.

Bursa transfer musim panas kembali memanas setelah negosiasi antara Atalanta dan Bayer Leverkusen untuk Kerim Alajbegovic menemui jalan buntu. Kegagalan ini membuka peluang bagi AC Milan untuk kembali memburu pemain sayap asal Bosnia dan Herzegovina tersebut.
Atalanta sebelumnya dianggap sebagai kandidat terdepan untuk mendapatkan Alajbegovic setelah pemain 21 tahun itu tampil impresif selama masa peminjaman di RB Salzburg. Namun, menurut laporan Calciomercato dan Radio Bruno, nilai transfer yang diminta Leverkusen—€30 juta plus bonus—dinilai terlalu mahal oleh klub asal Bergamo itu. Kebuntuan ini membuat Atalanta mundur, setidaknya untuk saat ini.
Kondisi tersebut langsung dimanfaatkan oleh Milan dan Fiorentina. Rossoneri, yang sejak awal menjadikan Alajbegovic sebagai alternatif setelah gagal mendekati target utama mereka, kini kembali mempertimbangkan pemain yang juga pernah memperkuat timnas U-21 Bosnia itu. Direktur teknik Milan, Geoffrey Moncada, dikabarkan telah menjalin kontak dengan agen pemain untuk menjajaki kemungkinan transfer.
Namun, Milan masih dihadapkan pada kendala finansial. Klub asal Lombardy itu perlu menjual lebih dulu salah satu pemain bintangnya, Rafael Leao, untuk membiayai pembelian baru. Sayangnya, hingga saat ini belum ada tawaran konkret yang masuk untuk pemain asal Portugal tersebut. Leao sendiri dikabarkan enggan meninggalkan San Siro kecuali ada proyek olahraga yang menjanjikan.
Situasi ini semakin rumit dengan perkembangan di lini depan lain. Target utama Milan, Konstantinos Karetsas, pemain sayap muda Yunani milik Genk, justru semakin dekat dengan Borussia Dortmund. Menurut Sky Sports Deutschland, Die Borussen telah mengajukan tawaran €30 juta yang ditolak Genk, namun negosiasi terus berlanjut. Milan, yang sempat memprioritaskan Karetsas, kini harus bersaing dengan klub Bundesliga tersebut, sementara keterbatasan dana menjadi penghalang utama.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan di bursa transfer Eropa ini menarik untuk dicermati. Meski tidak ada pemain Indonesia yang terlibat langsung, dinamika perburuan pemain muda potensial seperti Alajbegovic dan Karetsas mencerminkan strategi klub-klub besar dalam membangun skuad jangka panjang. Selain itu, nilai transfer yang mencapai puluhan juta euro menunjukkan betapa kompetitifnya pasar pemain Eropa, yang juga berdampak pada harga pemain Asia Tenggara jika suatu saat ada yang menembus level elite.
Ke depan, keputusan Milan akan sangat bergantung pada kecepatan mereka dalam melepas Leao. Jika tidak ada perkembangan positif, bukan tidak mungkin Alajbegovic akan memilih opsi lain, seperti Fiorentina atau bahkan tetap di Leverkusen. Sementara itu, Dortmund tampaknya semakin percaya diri untuk mengamankan Karetsas. Pertanyaannya, akankah Milan mampu memanfaatkan celah yang ada, atau justru kehilangan dua target sekaligus?



