Bursa Transfer Italia Masih Berdenyut: El Shaarawy Kembali ke Genoa, Roma Incar Zaha
Baca dalam 60 detik
- Stephan El Shaarawy resmi kembali ke Genoa setelah 15 tahun, menandai pergerakan agen bebas pasca penutupan bursa transfer Serie A.
- Torino mengamankan jasa Ricardo Rodriguez dengan kontrak satu tahun plus opsi perpanjangan, memperkuat lini belakang mereka.
- Roma dikabarkan tengah menjajaki Wilfried Zaha dan beberapa nama lain untuk memenuhi permintaan pelatih Gian Piero Gasperini akan winger kiri.

Bursa transfer musim panas Serie A memang telah resmi ditutup pada 1 September, namun aktivitas di pasar pemain bebas masih menunjukkan denyutnya. Sejumlah klub Italia tetap bergerak melengkapi skuad, dengan dua veteran kompetisi ini kembali ke pelukan klub lamanya dalam pekan ini.
Genoa menjadi klub pertama yang memanfaatkan celah regulasi tersebut dengan memulangkan Stephan El Shaarawy. Pemain berusia 31 tahun itu mengawali karier profesionalnya di klub yang berbasis di Liguria sebelum pindah ke AC Milan pada 2011. Setelah kontraknya bersama AS Roma berakhir pada 30 Juni lalu, El Shaarawy berstatus bebas transfer dan memilih kembali ke tempat yang membesarkan namanya. Kepulangan ini menjadi semacam nostalgia sekaligus langkah strategis Genoa untuk menambah kedalaman lini serang mereka.
Di sisi lain, Torino juga tak mau ketinggalan. Pada Kamis (3/9), klub asal Piedmont itu mengumumkan kembalinya bek kiri Ricardo Rodriguez. Pemain berkebangsaan Swiss tersebut sebelumnya membela Real Betis di LaLiga selama dua musim. Kontrak berdurasi satu tahun dengan opsi perpanjangan 12 bulan telah ditandatangani, memberi opsi fleksibel bagi kedua pihak. Rodriguez sendiri bukan nama asing di Torino; ia pernah menjadi kapten tim sebelum hengkang. Pengalamannya di pentas Eropa diharapkan mampu menstabilkan sektor pertahanan Il Toro.
Namun, perhatian terbesar publik Italia tertuju pada langkah AS Roma. Pelatih anyar Gian Piero Gasperini dikabarkan telah lama meminta manajemen klub untuk mendatangkan winger kiri. Hingga bursa ditutup, permintaan itu belum terpenuhi. Kini, Roma disebut-sebut akan berbelanja di pasar pemain bebas untuk mengakomodasi kebutuhan taktis sang pelatih. La Gazzetta dello Sport melaporkan sejumlah nama masuk dalam daftar incaran, termasuk Wilfried Zaha yang baru saja meninggalkan Crystal Palace, Raphael Guerreiro, dan Krepin Diatta.
Fenomena perekrutan di luar jendela transfer ini sebenarnya lazim terjadi di Eropa, terutama bagi pemain yang berstatus bebas. Regulasi FIFA mengizinkan klub merekrut pemain tanpa kontrak kapan pun, asalkan sesuai dengan kalender kompetisi domestik. Bagi klub Italia, ini menjadi peluang emas untuk menambal lubang skuad tanpa harus mengeluarkan biaya transfer. Namun, risiko yang menyertai juga nyata: pemain yang lama menganggur biasanya membutuhkan waktu untuk mencapai kebugaran prima.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dinamika ini menarik untuk dicermati. Liga Italia memang bukan kompetisi yang paling banyak diikuti di Tanah Air, tetapi kepindahan pemain-pemain seperti El Shaarawy dan Zaha kerap menjadi sorotan media sosial. Lebih jauh, kebijakan transfer yang longgar di Eropa bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia yang kerap kesulitan merekrut pemain di tengah musim. Regulasi yang lebih fleksibel untuk pemain lokal mungkin perlu dipertimbangkan agar kompetisi domestik tetap kompetitif.
Ke depannya, publik akan menanti apakah Roma benar-benar berhasil mengamankan salah satu targetnya. Jika Zaha atau Guerreiro bergabung, hal itu akan mengubah peta kekuatan di lini sayap Giallorossi. Pertanyaannya, mampukah Gasperini memaksimalkan potensi mereka dalam waktu singkat? Atau akankah langkah ini menjadi bumerang bagi Roma di tengah persaingan ketat menuju zona Eropa?



