Arsenal Gagal Lagi di Bursa Transfer: Fofana Lolos ke Sunderland, Kritik Tajam untuk Andrea Berta
Baca dalam 60 detik
- Arsenal kembali gagal mendatangkan penyerang baru di hari pamungkas bursa transfer, setelah sebelumnya kehilangan incaran utama seperti Vinicius Junior dan Julian Alvarez.
- Malick Fofana, winger muda Belgia yang sempat dikaitkan dengan Arsenal, akhirnya memilih bergabung dengan Sunderland dengan nilai transfer sekitar ยฃ30 juta.
- Keputusan Arsenal untuk tidak mengeluarkan dana besar di bursa musim panas ini menuai kritik, terutama setelah lini serang mereka justru melemah dengan kepergian sejumlah pemain kunci.

Arsenal, yang baru saja meraih gelar juara Premier League, justru tampil inkonsisten dalam bursa transfer musim panas 2026. Meski Mikel Arteta sempat menyerukan ambisi besar setelah final Liga Champions, eksekusi di lapangan transfer jauh dari kata memuaskan. Kegagalan demi kegagalan menghampiri, dan yang terbaru, mereka kehilangan kesempatan untuk mengamankan tanda tangan Malick Fofana, winger muda Belgia yang akhirnya memilih berseragam Sunderland.
Sepanjang jendela transfer, Arsenal memang dikaitkan dengan sejumlah nama besar. Mereka berusaha keras untuk mendatangkan Vinicius Junior, namun gagal. Saga Julian Alvarez juga berakhir dengan kekecewaan karena pemain Argentina itu bersikukuh ingin pindah ke Barcelona. Yang lebih menyakitkan, mereka kehilangan Morgan Rogers yang akhirnya memilih Chelsea setelah Arsenal enggan menyamai tawaran senilai ยฃ117 juta. Kini, giliran Fofana yang lolos dari genggaman.
Fofana, yang tampil impresif bersama Lyon, menjadi salah satu saga paling menarik di hari penutupan bursa. Crystal Palace sempat mencoba membajak, bahkan pemain berusia 21 tahun itu menjalani tes medis untuk dua klub di Prancis sebelum akhirnya memilih Sunderland. Padahal, menurut laporan Fabrizio Romano dan Football.London, Arsenal telah mencapai kesepakatan pribadi dengan pemain. Namun, keraguan dari para pejabat kunci di Emirates membuat kesepakatan batal di menit-menit akhir.
Keputusan Arsenal untuk tidak mengeluarkan dana besar sebenarnya bisa dipahami. Mereka enggan membayar mahal untuk Bradley Barcola yang akhirnya diboyong Liverpool dengan rekor ยฃ123 juta, menjadikannya pembelian termahal kedua dalam sejarah Premier League. Namun, dengan hanya mendatangkan Christos Tzolis sebagai satu-satunya tambahan di lini depan, Arsenal justru terlihat melemah. Kepergian Gabriel Martinelli, Leandro Trossard, dan Gabriel Jesus secara permanen, plus peminjaman Ethan Nwaneri ke Borussia Dortmund, membuat lini serang The Gunners kehilangan banyak opsi.
Padahal, Fofana bisa menjadi solusi yang lebih ekonomis. Dibanderol sekitar ยฃ30 juta, ia dianggap sebagai "versi murah dari Barcola" oleh pakar sepak bola Eropa, Robin Bairner. Kecepatan, keberanian menggiring bola, dan kemampuannya menghadapi lawan menjadi keunggulan utamanya. Pada musim 2024/25, Fofana mencetak 11 gol dan enam assist dalam 41 penampilan, sebuah kontribusi yang cukup menjanjikan untuk pemain seusianya.
Kegagalan Arsenal di bursa transfer ini menjadi tamparan bagi ambisi mereka untuk bersaing di level tertinggi. Meski tidak panik, keputusan untuk tidak menambah amunisi di lini serang patut dipertanyakan. Dengan jadwal padat di Premier League dan Liga Champions, kedalaman skuad menjadi krusial. Apakah Andrea Berta dan jajaran direksi Arsenal punya rencana cadangan yang matang, atau mereka akan menyesali kelambanan ini di tengah musim? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi para penggemar tentu berharap klub tidak mengulangi kesalahan yang sama di bursa Januari nanti.



