Argentina Hentikan Langkah Inggris di Semifinal Piala Dunia: Catat Tim yang Pernah Menyingkirkan Three Lions
Baca dalam 60 detik
- Argentina mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal Piala Dunia 2026, menambah daftar panjang tim yang mengeliminasi Three Lions di fase gugur.
- Inggris telah tersingkir 12 kali di babak knockout Piala Dunia; kuis ini menantang penggemar untuk menyebutkan semua tim yang pernah melakukannya.
- Kekalahan ini menjadi ujian bagi Thomas Tuchel, yang baru menangani Inggris, dan membuka diskusi tentang konsistensi performa tim di turnamen besar.

Argentina memupuskan mimpi Inggris meraih gelar Piala Dunia setelah menang 2-1 di semifinal yang digelar di Atlanta, Georgia. Tim asuhan Thomas Tuchel, yang baru memegang kendali, harus mengakui keunggulan La Albiceleste yang bangkit dari ketertinggalan. Kekalahan ini menjadi yang ke-12 kalinya Inggris tersingkir di babak gugur Piala Dunia putraโsebuah rekor yang memicu rasa penasaran: tim mana saja yang pernah menjadi batu sandungan bagi Three Lions?
Dalam sebuah kuis interaktif yang dirilis oleh BBC Sport, penggemar sepak bola diajak untuk menyebutkan setiap tim yang pernah mengeliminasi Inggris di fase knockout. Kuis ini secara spesifik mengecualikan kekalahan di babak grup, termasuk pertandingan play-off grup melawan Uni Soviet pada 1958 yang tidak dianggap sebagai knockout. Dengan 12 kesempatan tersingkir, daftar tersebut mencakup nama-nama besar seperti Jerman Barat, Portugal, dan Kroasia, serta Argentina yang baru saja menambah koleksi.
Kuis ini tidak hanya menjadi hiburan ringan bagi penggemar, tetapi juga menyoroti pola kegagalan Inggris di turnamen besar. Sejak 1966, ketika mereka menjadi juara, Inggris sering kali tampil dominan di babak grup namun gagal di momen krusial. Menurut analis sepak bola, faktor mental dan taktik menjadi penyebab utama, terutama saat menghadapi tim-tim dengan pengalaman tinggi seperti Argentina. โInggris memiliki materi pemain yang kuat, tetapi konsistensi di turnamen masih menjadi pekerjaan rumah,โ ujar seorang pengamat olahraga.
Bagi Indonesia, kekalahan Inggris ini mungkin tidak langsung berdampak, namun bisa menjadi pelajaran bagi pengembangan sepak bola nasional. Timnas Indonesia, yang tengah berjuang meningkatkan peringkat FIFA, dapat memetik hikmah dari kegagalan Inggris: pentingnya membangun mental juara dan strategi jangka panjang. Selain itu, popularitas sepak bola di Indonesia yang tinggi membuat berita seperti ini tetap relevan, terutama bagi penggemar yang mengikuti perkembangan tim-tim Eropa.
Ke depan, pertanyaan besar muncul: mampukah Inggris memutus rantai kegagalan di Piala Dunia berikutnya? Dengan Tuchel yang masih dalam tahap awal membangun tim, publik menanti apakah ia bisa membawa perubahan signifikan. Atau, akankah Argentina kembali menjadi momok bagi Three Lions di turnamen-turnamen mendatang?



