Gol Perdana Ramos untuk Portugal: Kolaborasi Duo AC Milan Bawa Selecao ke 16 Besar Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Gonçalo Ramos, rekrutan anyar AC Milan, menjadi pahlawan Portugal lewat sundulan penentu kemenangan atas Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia.
- Gol tersebut tercipta berkat umpan silang Rafael Leao, rekan setim Ramos di Milan, menunjukkan sinergi yang mulai terbentuk di klub Italia.
- Kemenangan ini menjaga asa Cristiano Ronaldo untuk meraih trofi Piala Dunia, sekaligus mengonfirmasi ketajaman lini depan Portugal yang diperkuat duo Rossoneri.

Gol telat Gonçalo Ramos pada menit akhir injury time memastikan kemenangan dramatis Portugal atas Kroasia dengan skor 2-1 di babak 32 besar Piala Dunia, Kamis malam (3/7/2026). Sundulan keras Ramos memanfaatkan umpan silang Rafael Leao tak hanya membawa Selecao melaju ke babak 16 besar, tetapi juga menjadi bukti awal sinergi duo AC Milan di panggung internasional.
Pertandingan yang berlangsung sengit itu sempat dikuasai Kroasia setelah Ivan Perisic, mantan bintang Inter Milan, membuka keunggulan pada menit ke-53. Namun, Portugal segera merespons lewat eksekusi penalti Cristiano Ronaldo pada menit ke-68. Ronaldo, yang pernah membela Juventus, sukses mengecoh kiper Kroasia untuk menyamakan kedudukan. Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Ramos muncul sebagai pahlawan dengan sundulan tajam memanfaatkan umpan Leao dari sisi kiri.
Bagi Ramos, gol ini menjadi debut manis setelah resmi diperkenalkan sebagai rekrutan pertama AC Milan pada awal pekan ini. Pemain berusia 24 tahun itu didatangkan dari Paris Saint-Germain dengan nilai transfer yang tidak diungkapkan, namun diperkirakan mencapai angka yang signifikan. Sementara itu, Leao yang masih terikat kontrak hingga 2028 dengan Milan, justru menjadi sorotan tersendiri. Kabar dari Italia menyebutkan bahwa Rossoneri bersedia mendengarkan tawaran minimal 60 juta euro untuk sang winger pada bursa transfer musim panas ini.
Kemenangan ini tidak hanya mengamankan langkah Portugal ke babak 16 besar, tetapi juga menjaga asa Cristiano Ronaldo untuk mengangkat trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya. Bagi pengamat sepak bola, kolaborasi Leao dan Ramos di lini depan Portugal menjadi sinyal positif bagi AC Milan yang tengah membangun kembali skuad kompetitif. “Dengan kecepatan Leao di sayap dan naluri mencetak gol Ramos, Milan punya duet yang bisa merepotkan pertahanan lawan,” ujar analis sepak bola Italia, Marco Rossi.
Bagi publik Indonesia, performa gemilang Ramos dan Leao menjadi tontonan menarik mengingat animo tinggi terhadap Piala Dunia dan Liga Italia. Banyak penggemar Serie A di Tanah Air yang menantikan apakah duet ini akan terus berlanjut di level klub. Namun, spekulasi transfer Leao bisa menjadi batu sandungan. Jika Milan benar-benar melepas pemain asal Portugal itu, maka sinergi yang baru terbentuk di timnas mungkin tak akan terulang di San Siro.
Portugal selanjutnya akan menunggu lawan di babak 16 besar. Dengan performa yang semakin padu, terutama di lini depan, Selecao layak diperhitungkan sebagai kandidat juara. Pertanyaan besarnya: mampukah Ronaldo dan kawan-kawan mempertahankan momentum ini hingga partai puncak?



