Vicario Kunci Kepergian dari Tottenham, Juventus Ajukan Skema Pinjam
Baca dalam 60 detik
- Kiper Italia Guglielmo Vicario meminta hengkang dari Tottenham dan menjadi target utama Juventus.
- Tottenham membuka opsi peminjaman dengan kewajiban tebus, menghindari biaya transfer besar di muka.
- Vicario unggul dari Emiliano Martínez karena usia lebih muda dan gaji lebih rendah, meski harga transfer lebih tinggi.

Guglielmo Vicario, kiper timnas Italia yang tengah membela Tottenham Hotspur, dikabarkan telah menyatakan keinginan kuat untuk meninggalkan klub London Utara tersebut. Langkah ini membuka peluang bagi Juventus untuk mengamankan jasa penjaga gawang utama musim depan, dengan skema peminjaman yang disertai opsi pembelian.
Menurut laporan Tuttosport yang dikutip CalcioMercato, Tottenham mulai melunak dan bersedia melepas Vicario dengan formula pinjam plus opsi tebus. Keputusan ini tak lepas dari perubahan kursi pelatih di Tottenham, di mana Roberto De Zerbi yang baru tiba tidak memasukkan Vicario dalam rencana utamanya. Sebelumnya, Vicario sempat menjadi incaran Inter Milan, namun peluang itu memudar dan kini Juventus menjadi tujuan paling realistis.
Nilai transfer yang dipatok Tottenham mencapai €20 juta—angka yang tergolong tinggi untuk kiper berusia 28 tahun. Namun, skema peminjaman menjadi solusi bagi Juventus yang ingin menunda pengeluaran besar di bursa transfer. Vicario sendiri masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2028 dengan gaji bersih €2,6 juta per musim. Ia dikabarkan meminta kenaikan menjadi sekitar €4 juta per tahun jika pindah ke Turin, sebuah angka yang masih bisa dinegosiasikan.
Kesepakatan ini membuat Juventus menggeser prioritas dari Emiliano Martínez, kiper Aston Villa yang sebelumnya menjadi incaran utama. Meski Aston Villa hanya meminta €10 juta—setengah dari harga Vicario—namun gaji Martínez yang mencapai €5 juta per tahun plus usianya yang lebih tua (32 tahun) membuatnya kurang menarik. Vicario, yang empat tahun lebih muda, dinilai memiliki potensi jangka panjang lebih baik dan biaya kepemilikan total lebih rendah jika memperhitungkan gaji dan masa kontrak.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan bursa transfer kiper top Eropa selalu menarik untuk diikuti, terutama karena Vicario adalah kiper utama Italia yang kerap menjadi sorotan di Serie A sebelumnya. Jika transfer ini terealisasi, Juventus akan memiliki kiper Italia kembali setelah beberapa musim terakhir lebih mengandalkan kiper asing seperti Wojciech Szczęsny dan Mattia Perin. Langkah ini juga bisa mempengaruhi persaingan di Serie A musim depan, di mana Juventus berambisi kembali ke puncak setelah beberapa musim paceklik gelar.
Negosiasi masih berlangsung, dan titik temu soal gaji menjadi kunci. Juventus harus meyakinkan Vicario untuk menerima angka yang lebih rendah dari permintaannya, atau Tottenham bersedia menurunkan sedikit harga transfer. Dengan waktu bursa yang masih panjang, keputusan akhir diperkirakan akan tercapai dalam beberapa pekan mendatang. Apakah Vicario akan menjadi benteng baru Juventus, ataukah Bianconeri akan kembali ke opsi Martínez? Semua tergantung pada kemampuan negosiasi kedua klub.



