Geger Internal Partai Buruh: Sekjen dan 1,3 Juta Anggota ORI Mundur Massal
Baca dalam 60 detik
- Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli resmi mundur bersama 1,3 juta anggota Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) akibat perbedaan visi perjuangan.
- ORI, sayap politik KSPSI Andi Gani, merupakan salah satu inisiator pendiri Partai Buruh pada 2021 dan disebut menguasai separuh kekuatan partai.
- Pengunduran massal ini berpotensi mengubah peta kekuatan politik buruh menjelang Pemilu 2029, dengan ORI kemungkinan membentuk poros baru.

Guncangan internal melanda Partai Buruh setelah Sekretaris Jenderal Ferri Nuzarli mengumumkan pengunduran dirinya, Jumat (26/6), diikuti oleh sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI). Langkah ini memicu spekulasi tentang masa depan partai yang baru terbentuk tiga tahun lalu.
Ferri menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan puncak dari perbedaan pandangan yang semakin mendasar mengenai arah perjuangan partai. "Setelah berbagai pertimbangan dan evaluasi, kami melihat sudah ada perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar," ujarnya dalam konferensi pers, dikutip dari Antara. ORI, yang didirikan pada 2013 sebagai sayap politik Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani, merupakan salah satu dari 11 organisasi yang menginisiasi pendirian Partai Buruh pada Kongres I Oktober 2021.
Pengunduran diri ini tidak hanya bersifat simbolis. Ferri menginstruksikan seluruh pengurus ORI yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruhโdari tingkat pusat hingga kecamatanโuntuk segera menyampaikan surat pengunduran diri secara administratif. Daerah yang terdampak meliputi Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.
Ferri mengibaratkan hubungan ORI dengan Partai Buruh seperti rumah tangga yang menghadapi persoalan berkepanjangan. "Masalah internal sebenarnya sudah lama kami coba selesaikan secara kekeluargaan, tetapi persoalannya terus bertambah hingga akhirnya, berdasarkan evaluasi dan masukan dari seluruh daerah, kami memutuskan cukup sampai di sini," katanya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengunduran diri dilakukan secara baik-baik dan tetap menjaga hubungan persaudaraan.
Dampak dari hengkangnya ORI dinilai signifikan. Ferri menyebut ORI dan KSPSI sebagai organisasi inisiator terbesar di Partai Buruh. "Kalau ditanya berapa persen pengaruhnya, ya otomatis separuhnya," ujarnya. Jika klaim tersebut akurat, Partai Buruh kehilangan basis massa yang substansial hanya dalam waktu singkat. Hingga berita ini ditulis, Presiden Partai Buruh Said Iqbal belum memberikan pernyataan resmi.
Konteks Indonesia: Perpecahan di Partai Buruh terjadi di tengah upaya konsolidasi kekuatan politik buruh menjelang Pemilu 2029. Dengan mundurnya ORI, muncul spekulasi bahwa Andi Gani dan KSPSI akan membentuk kendaraan politik baru, yang bisa mengubah peta persaingan perebutan suara kelas pekerja. Langkah ini juga mengingatkan pada pola perpecahan di partai-partai berbasis massa sebelumnya, seperti Partai NasDem dan PKB, yang kerap diwarnai konflik internal.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Partai Buruh mampu bertahan tanpa sokongan ORI, atau justru akan memperkuat koalisi dengan organisasi lain. Sementara itu, langkah ORI untuk mandiri bisa menjadi ancaman serius bagi elektabilitas partai yang baru berusia tiga tahun tersebut.



