Pesta Gol Pepe Bawa Pantai Gading ke Fase Gugur Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Nicolas Pepe mencetak dua gol cepat yang memastikan Pantai Gading lolos ke babak knockout Piala Dunia untuk pertama kalinya.
- Kemenangan 2-0 atas Curacao menempatkan Pantai Gading sebagai runner-up Grup E, bersiap menghadapi lawan dari Grup I.
- Debut Curacao di Piala Dunia berakhir di Philadelphia, namun semangat tim tetap dikenang pendukungnya.

Nicolas Pepe menjadi bintang kemenangan Pantai Gading atas Curacao dalam laga penentu Grup E Piala Dunia 2026. Dua golnya memastikan tiket fase gugur bagi tim Afrika tersebut untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka.
Pelatih Pantai Gading melakukan empat perubahan susunan pemain setelah kekalahan tipis 2-1 dari Jerman. Keputusan itu terbukti jitu saat Pepe, yang sebelumnya tidak menjadi starter, langsung memberikan kontribusi sejak menit awal. Gol pertama tercipta pada menit ketujuh setelah Yan Diomande merebut bola liar di tepi kotak penalti Curacao dan mengirim umpan datar ke tengah. Pepe yang berlari masuk dengan mudah menyontek bola ke gawang kosong, mencatatkan gol tercepat Pantai Gading dalam sejarah Piala Dunia.
Keunggulan cepat itu membuat Pantai Gading mampu mengendalikan tempo pertandingan, meskipun permainan mereka lebih lambat dibanding laga sebelumnya. Curacao, yang tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia, hanya mampu menciptakan beberapa peluang melalui Tahith Chong dan kapten Leandro Bacuna. Chong melepaskan tembakan keras yang melambung tipis di atas mistar pada akhir babak pertama, sementara Bacuna berhasil melewati dua bek sebelum melepaskan tendangan yang masih melebar.
Pada babak kedua, Pepe menggandakan keunggulan melalui skema umpan satu-dua dengan gelandang Nottingham Forest, Ibrahim Sangare. Umpan terobosan Sangare membuat Pepe berhadapan satu lawan satu dengan kiper Eloy Room, dan ia menyelesaikannya dengan tenang menggunakan kaki kiri. Skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan.
Bagi Curacao, perjalanan perdana mereka di Piala Dunia berakhir di Philadelphia. Meski tanpa kemenangan, semangat juang tim berjuluk Blue Wave itu mendapat apresiasi dari para pendukung setianya. Sementara itu, Pantai Gading kini bersiap menghadapi runner-up Grup I di Dallas pada 30 Juni. Siapa lawan yang akan mereka hadapi masih belum ditentukan, namun kepercayaan diri skuad asuhan pelatih mereka jelas meningkat setelah performa impresif ini.



