Pemain Jerman Deniz Undav Geser Messi di Puncak FIFA Power Rankings
Baca dalam 60 detik
- Penyerang Jerman Deniz Undav naik ke peringkat pertama kategori menyerang berkat kontribusi langsung pada lima gol dalam dua laga.
- Michael Olise dari Prancis memuncaki kategori kreativitas dengan tiga assist dan 31 line breaks, sementara Derek Cornelius dari Kanada tetap terdepan di sektor pertahanan.
- Pemain Amerika Serikat Chris Richards mencatat lonjakan terbesar, naik 134 peringkat ke posisi 10 besar pertahanan.

FIFA World Cup 2026 telah melewati dua putaran babak grup, dan FIFA Power Rankings edisi terbaru menunjukkan pergeseran signifikan di papan atas. Penyerang Jerman, Deniz Undav, berhasil menyalip megabintang Argentina Lionel Messi di kategori menyerang, sementara Michael Olise dari Prancis memuncaki daftar kreativitas dan Derek Cornelius dari Kanada kokoh di puncak pertahanan. Data ini menjadi tolok ukur performa pemain berdasarkan metrik akumulatif turnamen.
Undav, yang kini membela Stuttgart, mencatat skor 8,93 setelah naik sepuluh peringkat. Dalam dua kemenangan Jerman atas Curaรงao dan Pantai Gading, ia terlibat langsung dalam lima dari sembilan gol timnya. Empat tembakannya semuanya tepat sasaran, menghasilkan tiga gol, ditambah dua assist. Kombinasi efisiensi penyelesaian akhir dan kreasi peluang ini mendorongnya ke puncak. Messi, meski telah mengoleksi lima gol dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia, harus turun ke posisi kedua dengan skor 8,36. Ia tetap menjadi motor serangan Argentina dengan 13 percobaan gol, delapan tembakan tepat sasaran, dan 11 progresi bola. Kylian Mbappe bertahan di posisi ketiga dengan skor 8,08 setelah mencetak empat dari enam gol Prancis.
Di kategori kreativitas, Michael Olise menjadi yang terdepan dengan skor 8,13. Pemain sayap Prancis itu mencatatkan tiga assist dan 31 line breaks, 29 di antaranya lewat umpan. Julien Enciso dari Paraguay naik ke posisi kedua dengan skor 7,84, diikuti Brahim Diaz dari Maroko (7,51). Mohamed Salah (7,48) dan Lamine Yamal (7,19) juga mencatat kenaikan signifikan, dengan Yamal melonjak 25 peringkat berkat kontribusinya dalam kemenangan Spanyol 4-0 atas Arab Saudi.
Sementara itu, bek Kanada Derek Cornelius mempertahankan posisi teratas pertahanan dengan skor 7,5. Ia menjadi fondasi di balik rekor Kanada yang belum terkalahkan, hanya kebobolan satu gol dalam dua laga. Catatannya meliputi 19 perolehan kembali bola, 16 sapuan, lima tekel, dan sembilan duel udara dimenangkan. Lonjakan terbesar terjadi pada bek Amerika Serikat, Chris Richards, yang naik 134 peringkat ke posisi 10 besar setelah mencatat 13 sapuan dan 16 perolehan kembali bola.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa para pemain ini bisa menjadi bahan perbandingan dengan talenta lokal yang bermain di luar negeri, seperti Elkan Baggott atau Pratama Arhan. Meski belum ada wakil Indonesia di Piala Dunia 2026, data ini menunjukkan standar performa yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi. Ke depannya, dengan dua putaran tersisa, persaingan di papan atas diprediksi semakin ketat. Akankah Messi kembali ke puncak, atau ada kejutan lain dari pemain seperti Summerville atau Araujo? Publik sepak bola dunia menanti.



