Kane Gagal Penalti? Bukan, Tembakan Melambung yang Bikin Inggris Tertahan Ghana
Baca dalam 60 detik
- Harry Kane gagal memanfaatkan peluang emas dari jarak enam yard saat Inggris ditahan imbang 0-0 oleh Ghana di Piala Dunia 2026.
- Hasil imbang ini menunda kepastian Inggris lolos ke babak 32 besar, sementara Ghana meraih poin berharga di Grup L.
- Kane sebenarnya berpeluang memecahkan rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia, namun justru blunder.

Harry Kane, kapten timnas Inggris yang biasanya menjadi andalan di lini depan, harus menelan pil pahit saat tembakannya dari jarak dekat melambung tinggi di menit-menit akhir laga melawan Ghana. Pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, pada Selasa (23/6) waktu setempat itu berakhir tanpa gol, membuat Inggris gagal mengamankan tiket ke babak 32 besar lebih awal.
Peluang emas datang setelah sundulan Nico O'Reilly membentur mistar gawang Ghana. Bola liar jatuh tepat di kaki Kane yang hanya berjarak enam yard dari gawang. Namun, striker Bayern Munich itu justru melepaskan tembakan yang melambung di atas mistar, mengecewakan ribuan pendukung Inggris yang sudah bersiap merayakan gol kemenangan.
Kane mengakui kekecewaannya atas kegagalan tersebut. "Saya hanya menunggu momen seperti itu datang. Bola memantul, dan saya tidak bisa menekuknya dengan baik. Saya striker yang sudah lama bermain, tahu bahwa tidak semua peluang berbuah gol. Saya harus menerimanya," ujarnya seusai pertandingan.
Hasil imbang ini membuat Inggris baru mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan, sementara Ghana meraih poin pertama mereka. Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, menilai timnya seharusnya bisa menang. "Biasanya itu gol yang jelas bagi kami. Peluang besar, dan kami pantas mendapatkannya. Sayang sekali tidak terjadi," kata Tuchel.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, laga ini menjadi pengingat bahwa Piala Dunia 2026 menyajikan kejutan di setiap pertandingan. Tim-tim non-unggulan seperti Ghana mampu merepotkan raksasa Eropa. Indonesia sendiri, meski tidak lolos, tetap bisa belajar dari determinasi Ghana yang tidak menyerah meski ditekan sepanjang laga.
Dengan hasil ini, persaingan di Grup L semakin ketat. Inggris masih di puncak klasemen sementara, namun belum aman. Mereka akan menghadapi Panama di East Rutherford, New Jersey, pada Sabtu mendatang. Sementara itu, Kane harus segera bangkit jika ingin bersaing memperebutkan Sepatu Emas, di tengah persaingan dengan Lionel Messi, Kylian Mbappe, Erling Haaland, dan Cristiano Ronaldo yang sudah mencetak dua gol untuk Portugal.
Akankah Kane mampu membayar kegagalannya dan membawa Inggris melaju mulus? Atau justru Ghana yang akan mencuri perhatian dengan permainan solid mereka? Laga selanjutnya akan menjadi jawabannya.



