Hat-trick Dembele Bawa Prancis Kunci Puncak Grup I, Norwegia Tanpa Haaland
Baca dalam 60 detik
- Ousmane Dembele mencetak tiga gol dalam 25 menit, membawa Prancis menang 4-1 atas Norwegia di laga pamungkas Grup I Piala Dunia 2026.
- Norwegia menurunkan tim pelapis dengan menyimpan Erling Haaland dan Martin Odegaard, sehingga Prancis leluasa menguasai pertandingan.
- Kemenangan ini memastikan Prancis lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup dan berpotensi menghadapi Swedia, sementara Norwegia akan bertemu Pantai Gading.

Ousmane Dembele menjadi bintang kemenangan Prancis atas Norwegia dengan torehan hat-trick dalam 25 menit pertama, mengantarkan Les Bleus mengunci posisi puncak Grup I Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Jumat (26/6) waktu setempat, berakhir dengan skor 4-1 untuk tim asuhan Didier Deschamps.
Prancis yang sudah memastikan tiket ke babak 32 besar tetap tampil ngotot. Motivasi tambahan datang dari keinginan para pemain mempersembahkan kemenangan untuk pelatih Deschamps yang harus pulang ke Prancis karena menghadiri pemakaman ibunya. Selain itu, finis sebagai juara grup memberi keuntungan jadwal perjalanan yang lebih ringan di turnamen yang digelar di tiga negara Amerika Utara ini.
Norwegia justru tampil dengan kekuatan kedua. Pelatih Stale Solbakken memutuskan mengistirahatkan hampir seluruh pemain inti, termasuk mesin gol Erling Haaland dan kapten Martin Odegaard. Hanya satu pemain yang dipertahankan dari susunan saat melawan Senegal. Keputusan ini membuat Norwegia kehilangan daya gedor dan kreativitas di lini tengah.
Prancis langsung menekan sejak menit awal. Kylian Mbappe, yang bersaing dengan Haaland dalam perburuan Sepatu Emas, hampir mencetak gol saat tendangan sudutnya membentur mistar gawang pada detik-detik awal. Namun, kerja sama dengan Dembele menjadi kunci. Mbappe memberikan umpan silang akurat yang diselesaikan Dembele dengan tendangan keras pada menit keenam. Gol kedua datang pada menit ke-20 setelah Dembele mendapat ruang tembak dan melepaskan tembakan melengkung.
Norwegia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Thelo Aasgaard, tetapi Dembele melengkapi hat-trick-nya pada menit ke-32 dengan tendangan rendah ke sudut gawang. Di babak kedua, Norwegia mendapat peluang penalti setelah Jorgen Strand Larsen dijatuhkan, namun eksekusinya yang lemah mampu ditepis kiper Mike Maignan. Oscar Bobb juga memaksa Maignan melakukan penyelamatan, sebelum Desire Doue menutup pesta Prancis dengan sundulan dari umpan silang Bradley Barcola di masa injury time.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi pengingat betapa pentingnya kedalaman skuad. Norwegia yang mengandalkan Haaland dan Odegaard harus rela finis sebagai runner-up karena rotasi besar-besaran. Di sisi lain, Prancis menunjukkan bahwa tim kuat tetap membutuhkan motivasi ekstra untuk tampil konsisten, bahkan saat sudah lolos. Pelajaran ini relevan bagi sepak bola Indonesia yang tengah membangun fondasi menuju Piala Dunia 2030-an.
Dengan hasil ini, Prancis kemungkinan besar akan berhadapan dengan Swedia di babak 16 besar, sementara Norwegia harus menjalani laga berat melawan Pantai Gading. Pertanyaan besarnya: akankah Norwegia menyesali keputusan merotasi pemain inti saat menghadapi lawan tangguh di fase gugur?



