Ronaldo Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026, Portugal Hancurkan Uzbekistan
Baca dalam 60 detik
- Cristiano Ronaldo mencetak dua gol dan menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia.
- Kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan membawa Portugal ke puncak klasemen grup dan memperkuat peluang lolos.
- Ronaldo kini menjadi pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 10 gol, melampaui legenda Eusebio.

Cristiano Ronaldo kembali menuliskan namanya dalam buku sejarah sepak bola dunia. Dalam laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 melawan Uzbekistan di Houston, Senin (15/6) waktu setempat, megabintang Portugal itu mencetak dua gol yang mengantarkan timnya menang telak 5-0 sekaligus memecahkan sejumlah rekor bergengsi.
Gol pertama Ronaldo tercipta pada menit keenam memanfaatkan umpan silang Joao Cancelo. Tendangan jarak dekatnya tak mampu dihalau kiper Uzbekistan. Gol tersebut menjadi momen bersejarah: Ronaldo menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Sebelumnya, ia sudah menjaringkan bola di turnamen 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022. Tak hanya itu, pada usia 41 tahun 138 hari, ia juga menjadi pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia, hanya kalah dari Roger Milla (42 tahun 39 hari) yang mencetak gol untuk Kamerun pada 1994.
Gol kedua Ronaldo hadir pada menit ke-39 melalui tendangan terukur ke sudut gawang. Itu adalah gol ke-10 Ronaldo di pentas Piala Dunia, menjadikannya pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah turnamen ini, menggeser legenda Eusebio yang mengoleksi sembilan gol. Pelatih Portugal Roberto Martinez memuji respons tim setelah performa kurang meyakinkan di laga pembuka melawan Kongo DR. "Hari ini kami melihat tim dengan sikap dan komitmen yang sama, namun dengan kedewasaan yang lebih besar karena ini bukan lagi pertandingan pembuka," ujar Martinez.
Portugal unggul 2-0 di babak pertama berkat gol Ronaldo dan Nuno Mendes yang mencetak gol lewat tendangan bebas pada menit ke-17. Di babak kedua, keunggulan bertambah lewat gol bunuh diri pemain Uzbekistan, Nematov, pada menit ke-60, sebelum Rafa Leao menutup pesta dengan gol pada menit ke-87. Uzbekistan sendiri sempat mencetak gol melalui tendangan jarak jauh Azizjon Ganiev, namun dianulir karena pelanggaran terlebih dahulu.
Kemenangan ini membawa Portugal memuncaki klasemen Grup F dengan empat poin, unggul selisih gol dari Kolombia yang juga mengoleksi empat poin. Uzbekistan, yang tampil sebagai debutan, masih tanpa poin setelah dua pertandingan. Peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar sangat tipis, mengingat mereka harus menang di laga terakhir melawan Kolombia dan berharap hasil lain berpihak.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa Ronaldo di usia senja menjadi inspirasi tersendiri. Di tengah maraknya pemain muda berbakat, Ronaldo membuktikan bahwa dedikasi dan profesionalisme mampu memperpanjang karier di level tertinggi. Kehadirannya di Piala Dunia 2026 juga menjadi tontonan berharga bagi publik Indonesia yang menggemari kompetisi global ini.
Dengan rekor demi rekor yang terus dipecahkan, pertanyaan besarnya kini: mampukah Ronaldo membawa Portugal melaju jauh dan mungkin meraih gelar juara kedua setelah 2016? Atau akankah Uzbekistan bangkit dan membuat kejutan di laga pamungkas? Semua akan terjawab dalam beberapa hari ke depan.



