Bebek Merlin Jadi Maskot Tak Resmi Piala Dunia, Presiden Meksiko Siap Beri Bantuan
Baca dalam 60 detik
- Merlin, bebek peliharaan berbaju mini Timnas Meksiko, menjadi viral dan diundang ke konferensi pers Presiden Claudia Sheinbaum.
- Pemilik Merlin berencana mendaftarkan merek dagang untuk membiayai pengobatan anak sulungnya yang menderita gangguan jiwa.
- Sheinbaum menyebut Merlin sebagai simbol keluarga Meksiko dan berjanji memberikan bantuan tanpa merinci bentuknya.

Seekor bebek bernama Merlin yang mengenakan kostum mini tim nasional Meksiko sukses mencuri perhatian publik setelah bertemu langsung dengan Presiden Claudia Sheinbaum di Istana Nasional, Senin (22/6). Bebek berusia dua tahun itu hadir dalam konferensi pers rutin pagi hari sang presiden, duduk tenang di kursi yang biasa ditempati para menteri, dan sesekali bersuara tanpa rasa canggung.
Merlin pertama kali menjadi perbincangan hangat saat perayaan kemenangan Meksiko atas Afrika Selatan pada laga pembuka Piala Dunia, 11 Juni lalu. Saat itu, bebek berjas mini tersebut terlihat berjalan di antara kerumunan penggemar di kawasan Reforma, ibu kota Meksiko. Sejak momen itu, ia menjelma menjadi salah satu ikon tak resmi turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Karla Gomez, pemilik Merlin, mengaku bangga bisa berdiri di hadapan kepala negara. โMerlin adalah bos dari usaha minuman kaki lima saya,โ ujarnya. Gomez menambahkan bahwa bebek kesayangannya memiliki pola makan seimbang, meski setiap hari Minggu ia memanjakan Merlin dengan taco daging babi carnitas. Untuk melindungi kakinya yang berselaput, Merlin selalu memakai sepatu kecil karena menurut Gomez, bebek itu sangat gemar berjalan-jalan.
Di balik popularitas yang melambung, Gomez memiliki harapan besar. Ia berencana mendaftarkan Merlin sebagai merek dagang. Hasil dari lisensi dan promosi diharapkan dapat membantu biaya pengobatan anak sulungnya yang menderita gangguan jiwa. โKetenaran ini bisa menjadi berkah bagi keluarga kami,โ kata Gomez.
Menanggapi pertemuan tersebut, Presiden Sheinbaum menyatakan bahwa keluarga Merlin akan mendapatkan bantuan dari pemerintah, meski ia tidak merinci bentuk dukungan yang dimaksud. โHari ini kami membawa keluarga yang memelihara bebek Merlin, karena ia telah menjadi simbol Piala Dunia, simbol dari apa yang diwakili keluarga Meksiko, siapa kami sebagai keluarga Meksiko. Itulah yang dilihat dunia dari Meksiko saat ini,โ ujar Sheinbaum dalam konferensi persnya.
Fenomena Merlin mengingatkan pada kekuatan media sosial dalam menciptakan ikon populer secara organik. Di Indonesia, momen serupa pernah terjadi saat kucing oren viral di Stadion Utama Gelora Bung Karno atau burung dara yang hinggap di pundak pemain. Namun, kasus Merlin berbeda karena melibatkan dukungan langsung dari kepala negara. Langkah Sheinbaum menunjukkan bagaimana pemerintah dapat memanfaatkan popularitas untuk memperkuat citra nasional, sekaligus memberikan perhatian pada isu kesehatan mental yang kerap terpinggirkan.
Ke depannya, pertanyaan besar adalah apakah Merlin akan terus menjadi bagian dari narasi Piala Dunia Meksiko atau hanya sekadar sensasi sesaat. Bagi Gomez, yang terpenting adalah masa depan anaknya. Dengan rencana komersialisasi merek Merlin, ia berharap dapat mengubah popularitas menjadi sumber pendapatan berkelanjutan. Akankah bebek kecil ini mampu membawa perubahan nyata bagi keluarganya? Atau justru menjadi tontonan yang cepat dilupakan setelah turnamen usai?



