Buru Bek Kiri Porto, Leeds Siapkan Strategi Transfer Musim Panas
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan menjadi pemimpin perburuan bek kiri Porto, Zaidu Sanusi, yang kontraknya memungkinkan hengkang.
- Manajer Leeds, Daniel Farke, ingin menambah opsi di pos bek kiri setelah performa inkonsisten Gabriel Gudmundsson.
- Sanusi, pemain timnas Nigeria, dinilai punya pengalaman juara dan kemampuan adaptasi tinggi meski sempat cedera.

Leeds United kembali menunjukkan ambisi mereka di bursa transfer dengan membidik bek kiri Porto, Zaidu Sanusi. Klub yang musim lalu finis di posisi 14 Premier League ini tak ingin kecolongan seperti musim-musim sebelumnya saat gagal mempertahankan status promosi.
Sanusi, pemain berusia 29 tahun yang telah mengoleksi 32 caps bersama Nigeria, menjadi target utama Leeds setelah Porto mengakui bahwa mereka siap melepasnya. Kontrak Sanusi yang berlaku hingga 2027 tak menghalangi klub Portugal itu untuk mencari keuntungan finansial. Menurut laporan media Portugal, Leeds berada di urutan terdepan dalam antrean klub Premier League yang menginginkan jasanya.
Musim lalu, Sanusi tampil dalam 17 pertandingan Liga Portugal dan 8 laga Europa League, dengan torehan satu gol dan dua assist. Meski sempat absen panjang karena cedera, pelatih Porto Francesco Farioli memuji dedikasinya. "Saya pikir bukti terbaik dari kompetensi pemain yang masuk starting eleven adalah Zaidu. Setelah sekian lama absen, ia mampu bermain 90 menit dengan fokus penuh," ujar Farioli beberapa waktu lalu.
Leeds sendiri sudah memiliki Gabriel Gudmundsson yang direkrut dari Lille musim panas lalu. Namun performa pemain Swedia itu naik-turun, sehingga Farke membutuhkan opsi lain. Sam Byram yang kini berusia 31 tahun juga tak lagi menjadi pilihan utama. Sanusi diharapkan bisa memberikan kompetisi sehat dan pengalaman juara, mengingat Porto sukses mengalahkan Benfica yang saat itu tak terkalahkan untuk merebut gelar liga.
Bagi Leeds, kegagalan memperkuat skuat setelah promosi bukanlah cerita baru. Pada era sebelumnya, mereka harus kembali terdegradasi karena minimnya belanja pemain. Kini, di bawah kepemilikan 49ers Enterprises, klub bertekad tidak mengulangi kesalahan yang sama. Selain bek kiri, Leeds juga masih mencari penjaga gawang dan striker pelapis untuk Dominic Calvert-Lewin.
Di Indonesia, minat terhadap bursa transfer Leeds cukup tinggi, terutama setelah klub ini kembali ke Premier League. Banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti perkembangan Leeds karena beberapa pemain Asia pernah membela klub tersebut. Jika Sanusi jadi bergabung, ia akan menjadi pemain Nigeria pertama yang memperkuat Leeds di era Premier League modern.
Dengan jendela transfer yang masih panjang, langkah Leeds selanjutnya akan menjadi sorotan. Akankah mereka berhasil mengamankan tanda tangan Sanusi, atau justru beralih ke target lain? Yang jelas, ambisi Farke untuk membangun skuat yang lebih solid musim depan sudah terlihat jelas.



