FIFA Power Rankings: Gakpo, Yamal, dan Salah Meroket, Undav Kini Puncaki Kategori Serangan
Baca dalam 60 detik
- Deniz Undav melesat ke peringkat pertama kategori serangan usai dua golnya membawa Jerman menang atas Pantai Gading.
- Cody Gakpo dan Lamine Yamal masing-masing naik 147 dan 71 peringkat berkat performa impresif bersama Belanda dan Spanyol.
- Ayase Ueda dan Mohamed Salah juga mencatat lonjakan signifikan, sementara Brandon Mechele memuncaki peringkat pertahanan.

Pemain pengganti Jerman, Deniz Undav, sukses merebut puncak peringkat serangan FIFA Power Rankings setelah dua golnya membalikkan keadaan melawan Pantai Gading. Performa gemilangnya menjadi sorotan di tengah hiruk-pikuk pertandingan Grup E hingga H yang menghasilkan pergerakan besar di papan peringkat berbasis data ini.
FIFA Power Rankings, yang didukung oleh Aramco, mengukur performa pemain selama kualifikasi Piala Dunia 2026 menggunakan analitik canggih. Peringkat ini menilai kontribusi dalam tiga kategori: serangan, kreativitas, dan pertahanan. Pembaruan terbaru mencakup seluruh laga hingga kemenangan Mesir atas Selandia Baru, belum termasuk pertandingan Argentina melawan Austria.
Undav, yang masuk dari bangku cadangan, mencatat skor serangan 8,52 berkat tiga percobaan tembakan—semuanya tepat sasaran—dan dua gol penentu. Dengan xG (expected goals) 1,03, ia menggeser Lionel Messi dari posisi teratas. Sementara itu, Cody Gakpo menjadi motor kemenangan telak Belanda 5-1 atas Swedia. Pemain Liverpool itu naik 147 peringkat ke posisi 15 berkat dua gol dan delapan progresi bola, serta mencatat skor kreativitas tertinggi (8,23) yang mengantarnya naik 103 peringkat ke urutan 24.
Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, juga mencuri perhatian. Meski kalah dari Mikel Oyarzabal dan Alex Baena dalam kategori serangan dan kreativitas, Yamal tetap mencatat skor 7,65 dan 7,60. Dengan tujuh take-on, tujuh progresi bola, dan lima percobaan tembakan, ia kini masuk 10 besar kreativitas (naik 24 peringkat ke posisi 8) dan naik 71 peringkat ke posisi 18 dalam serangan. Sementara itu, Ayase Ueda dari Jepang melesat 189 peringkat ke posisi 20 setelah dua golnya membantai Tunisia 4-0. Striker Feyenoord itu mencatat skor serangan 8,40 dengan lima percobaan tembakan dan pergerakan tanpa bola yang merepotkan pertahanan lawan.
Di lini belakang, Brandon Mechele menjadi bintang Belgia saat menahan Iran tanpa gol. Bek itu mencatat skor pertahanan 8,02 dengan 13 penguasaan bola kembali, enam intersep, dan enam duel udara dimenangkan. Ia naik 42 peringkat ke posisi kedua. Sementara itu, Pico Lopes dari Cabo Verde naik 13 peringkat ke posisi 4 setelah mencatat 15 penguasaan bola kembali dan 10 sapuan dalam hasil imbang 2-2 melawan Uruguay. Dari Amerika Selatan, Willian Pacho dari PSG naik 153 peringkat ke posisi 18 setelah membantu Ekuador menahan Curaçao 0-0 dengan skor pertahanan 7,85, hanya kalah dari rekan setimnya Alan Franco.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan para pemain ini menjadi indikator kualitas yang patut dicermati, terutama dengan makin dekatnya Piala Dunia 2026. Performa pemain seperti Gakpo, Yamal, dan Salah menunjukkan bahwa persaingan di turnamen nanti akan sangat ketat. Siapa yang akan bertahan di puncak saat fase grup bergulir? Jawabannya akan terungkap seiring berjalannya kualifikasi.



