Wasit Inggris Michael Oliver Batal Pimpin Laga Piala Dunia karena Cedera
Baca dalam 60 detik
- Michael Oliver, wasit asal Inggris, dipastikan absen pada pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Pantai Gading dan Ekuador akibat cedera.
- Francois Letexier dari Prancis ditunjuk sebagai pengganti, sementara FIFA menyatakan Oliver akan pulih dalam beberapa hari ke depan.
- Oliver merupakan satu dari enam ofisial lapangan Inggris di turnamen ini, menambah daftar panjang wasit elite yang bertugas di Piala Dunia 2026.

Wasit asal Inggris, Michael Oliver, harus menepi dari tugas pertamanya di Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera. Padahal, ia dijadwalkan memimpin laga Grup E antara Pantai Gading dan Ekuador di Philadelphia pada Minggu (00:00 BST, Senin).
FIFA segera menunjuk Francois Letexier, wasit asal Prancis, sebagai pengganti untuk pertandingan tersebut. Namun, federasi sepak bola dunia itu optimistis Oliver akan pulih dan tersedia untuk bertugas dalam beberapa hari ke depan.
Oliver, 41 tahun, merupakan salah satu dari enam wasit utama asal Inggris yang berlaga di Piala Dunia 2026. Anthony Taylor juga masuk dalam daftar 52 wasit yang memimpin turnamen empat tahunan ini. Selain itu, Gary Beswick, Adam Nunn, Stuart Burt, dan James Mainwaring terpilih sebagai asisten wasit.
Karier Oliver di pentas elite sepak bola sudah tidak diragukan lagi. Ia memimpin pertandingan di Premier League sejak 2010 dan masuk dalam daftar wasit elite UEFA pada 2018. Pengalamannya di Piala Dunia 2022, termasuk memimpin perempat final antara Kroasia dan Brasil, serta Euro 2024, menjadi modal berharga.
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko melibatkan 52 wasit, 88 asisten wasit, dan 30 ofisial video. Jumlah ini menunjukkan skala besar turnamen yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental prima dari para pengadil lapangan.
Bagi Indonesia, berita ini menarik karena menunjukkan betapa ketatnya persaingan di level wasit internasional. Cedera sekecil apa pun bisa mengubah susunan ofisial di turnamen sebesar Piala Dunia. Hal ini juga mengingatkan pentingnya manajemen kebugaran bagi wasit, yang kerap luput dari sorotan publik.
Dengan absennya Oliver, laga Pantai Gading vs Ekuador tetap berjalan dengan pengganti yang tak kalah berpengalaman. Pertanyaan selanjutnya: mampukah Oliver kembali tepat waktu untuk laga-laga krusial berikutnya?



