Neymar Dipastikan Absen di Laga Perdana Brasil, Ancelotti Buka Suara
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengonfirmasi Neymar tidak akan tampil saat Brasil menghadapi Maroko di laga pembuka Piala Dunia karena cedera betis.
- Neymar diperkirakan baru bisa bergabung latihan pekan depan, sehingga kemungkinan besar juga absen pada pertandingan kedua melawan Haiti.
- Ketiadaan Neymar menjadi pukulan bagi Brasil, mengingat statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 79 gol dalam 128 penampilan.

Brasil harus memulai perjalanan mereka di Piala Dunia tanpa megabintang Neymar. Pelatih Carlo Ancelotti mengonfirmasi bahwa penyerang berusia 34 tahun itu dipastikan absen pada laga pembuka Grup melawan Maroko, Sabtu mendatang, akibat cedera betis yang belum pulih.
Neymar belum menjalani latihan penuh bersama skuad sejak cedera tersebut. Ancelotti menyatakan bahwa pemain yang kini memperkuat Santos itu baru akan mulai berlatih pekan depan, membuatnya diragukan tampil pada pertandingan kedua Brasil melawan Haiti pada 20 Juni. Brasil akan menutup fase grup melawan Skotlandia pada 24 Juni.
โNeymar bekerja sangat keras untuk pulih secepat mungkin. Harapannya dia akan pulih dan bergabung kembali dengan kelompok pekan depan,โ ujar Ancelotti dalam konferensi pers, seperti dikutip BBC Sport. โSaat kami memanggil Neymar, kami tidak hanya memanggil kualitas teknisnya yang tak terbantahkan, tetapi juga pengalaman dan teladan yang bisa dia berikan kepada pemain muda di grup ini.โ
Keputusan membawa Neymar ke Piala Dunia ini pun menjadi sorotan. Ia dipilih di atas penyerang Chelsea Joao Pedro dan penyerang Tottenham Richarlison, meskipun belum bermain untuk Selecao sejak 2023 karena cedera. Ancelotti tampaknya memprioritaskan pengalaman Neymar di turnamen besar, meski risikonya kini mulai terlihat.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kabar ini tentu mengurangi daya tarik laga Brasil. Neymar adalah salah satu pemain paling populer di Tanah Air, dan ketidakhadirannya bisa berdampak pada minat menonton. Namun, Brasil masih memiliki sederet bintang seperti Vinicius Junior, Rodrygo, dan Raphinha yang siap mengisi kekosongan.
Tanpa Neymar, Ancelotti harus merombak strategi serangan. Brasil tetap diunggulkan di grup ini, tetapi kehilangan pemain kunci di laga awal bisa memengaruhi kepercayaan diri tim. Pertanyaan besarnya: akankah Neymar cukup fit untuk tampil di babak gugur jika Brasil lolos? Semua mata tertuju pada proses pemulihannya dalam pekan-pekan mendatang.



