Daftar Pemain Tertua Pemenang Piala Dunia: Brasil Mendominasi, Uruguay dan Italia Nihil
Baca dalam 60 detik
- Dino Sani, gelandang Brasil juara 1958, menjadi pemain tertua yang masih hidup di usia 94 tahun.
- Dari 22 pemain Uruguay 1930 dan Italia 1934, tak satu pun yang tersisa; Brasil 1970 masih memiliki 15 dari 22 pemain.
- Semakin modern turnamen, semakin banyak pemain yang masih hidup, dengan skuad 2022 Argentina seluruhnya masih ada.
Di tengah hiruk-pikuk persiapan Piala Dunia 2026, FIFA merilis daftar pemain tertua yang masih hidup dari setiap edisi turnamen. Data ini sekaligus menjadi pengingat betapa cepatnya waktu berlalu—dari 22 pemain Uruguay yang menjuarai edisi perdana 1930, tak satu pun yang tersisa. Kini, Dino Sani, gelandang Brasil yang turut membawa pulang trofi pada 1958, memegang rekor sebagai pemain tertua yang masih bernapas di usia 94 tahun.
Menurut catatan FIFA yang diperbarui pada 11 Juni 2026, dari 20 pemain tertua yang masih hidup, 11 di antaranya adalah mantan pemain Brasil. Selain Dino Sani (94 tahun), ada Pepe (91), Moacir (90), Mazzola (87), dan sederet nama lain seperti Amarildo, Mengalvio, Gerson, Wilson Piazza, Roberto Miranda, Jairzinho, dan Rivellino. Brasil memang menjadi negara dengan tradisi sepak bola paling panjang dan produktif dalam menghasilkan pemain berusia panjang.
Namun, tidak semua negara juara bernasib sama. Uruguay, Italia, dan Jerman Barat dari era awal turnamen sudah kehilangan seluruh pemainnya. Uruguay 1930 dan 1950, Italia 1934 dan 1938, serta Jerman Barat 1954—semua skuadnya telah tiada. Sebaliknya, semakin modern edisi Piala Dunia, semakin banyak pemain yang masih hidup. Brasil 1994, Prancis 1998, Brasil 2002, Italia 2006, Spanyol 2010, Jerman 2014, Prancis 2018, dan Argentina 2022—seluruh pemainnya masih hidup hingga kini.
Fenomena ini tidak lepas dari faktor usia turnamen. Semakin lama sebuah kejuaraan digelar, semakin kecil kemungkinan pemainnya masih hidup. Rata-rata usia pemain saat turnamen adalah 20-30 tahun, sehingga untuk edisi 1930, pemain termuda saat itu kini akan berusia di atas 110 tahun—sangat langka. Sebaliknya, pemain edisi 1990-an hingga sekarang masih berusia 50-70 tahun, yang masih dalam batas harapan hidup normal.
Bagi Indonesia, data ini bisa menjadi pengingat akan pentingnya dokumentasi dan penghargaan terhadap legenda sepak bola. Meski Indonesia belum pernah lolos ke Piala Dunia, minat terhadap turnamen ini sangat besar. Banyak penggemar Indonesia yang mengidolakan pemain-pemain seperti Jairzinho atau Geoff Hurst. Mengetahui bahwa beberapa dari mereka masih hidup bisa menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah sepak bola dunia.
Ke depan, daftar ini akan terus berubah seiring bertambahnya usia para pemain. Pertanyaannya, siapa yang akan menjadi pemain tertua berikutnya setelah Dino Sani? Dan akankah ada pemain dari era 1958 yang mampu mencapai usia 100 tahun? Hingga saat ini, belum ada pemain pemenang Piala Dunia yang tercatat mencapai usia seabad, namun dengan kemajuan medis, bukan tidak mungkin rekor itu akan terpecahkan.
