Jual Dumfries ke Madrid, Inter Milan Berburu Palestra: Bisa Picu Transfer Frattesi ke Juventus
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan akan melepas Denzel Dumfries ke Real Madrid dengan klausul β¬20 juta, memicu perburuan pengganti ke Atalanta.
- Atalanta banderol Marco Palestra di atas β¬50 juta, sementara Inter hanya siap β¬45 juta; kegagalan negosiasi bisa mengarah ke Andrea Cambiaso.
- Jika Inter bergerak ke Cambiaso, Juventus berpotensi mendapatkan Davide Frattesi dalam skema tukar tambah plus uang.

Rantai transfer Serie A siap bergerak. Kepergian Denzel Dumfries ke Real Madrid membuka peluang bagi Inter Milan untuk mendatangkan Marco Palestra dari Atalanta, namun jika buntu, gelandang Davide Frattesi bisa berakhir di Juventus.
Menurut laporan di Italia, Real Madrid telah mengaktifkan klausul rilis Dumfries senilai β¬20 juta. Bek sayap Belanda itu diharapkan segera bergabung dengan juara Liga Champions 15 kali tersebut dalam waktu dekat. Kepergian Dumfries membuat Inter harus mencari pengganti, dan target utama mereka adalah Palestra, pemain internasional Italia berusia 21 tahun yang tampil impresif saat dipinjamkan ke Cagliari musim 2025-26.
Namun, bernegosiasi dengan Atalanta tidaklah mudah. La Dea tidak dalam tekanan menjual karena mereka akan melepas gelandang Ederson ke Manchester United dengan nilai β¬45 juta. Atalanta dikabarkan meminta mahar di atas β¬50 juta untuk Palestra, bahkan bisa mencapai β¬55 juta. Sementara Inter hanya mempertimbangkan tawaran sekitar β¬45 juta. Selisih harga ini bisa menjadi batu sandungan.
Jika Inter gagal mendapatkan Palestra, mereka dikabarkan akan beralih ke Andrea Cambiaso dari Juventus. Langkah ini bisa memicu efek domino. Menurut SportItalia, Inter bisa memasukkan Frattesi sebagai bagian dari paket pemain-plus-uang untuk Cambiaso. Gelandang berusia 25 tahun itu sebelumnya dikaitkan dengan kepindahan ke Juventus, dan skema ini bisa menjadi jalan keluarnya.
Alternatif lain, Inter juga bisa menawarkan Carlos Augusto ke Juventus sebagai pengganti Frattesi. Namun, opsi Frattesi dianggap lebih menarik bagi Bianconeri yang membutuhkan tambahan kreativitas di lini tengah. Bagi Inter, melepas Frattesi mungkin tidak terlalu berat karena mereka memiliki kedalaman skuad di posisi tersebut.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, drama transfer ini menarik karena melibatkan pemain-pemain yang tampil di Serie A, liga yang banyak diikuti fans Tanah Air. Jika Frattesi benar-benar pindah ke Juventus, persaingan di lini tengah Serie A musim depan akan semakin sengit. Pertanyaannya, mampukah Inter mempertahankan daya saing tanpa Dumfries dan mungkin Frattesi, sementara Atalanta dan Juventus sama-sama mengincar keuntungan dari situasi ini?



