Fenerbahce Bantah Minat pada Rafael Leao: Spekulasi €100 Juta Tak Berdasar
Baca dalam 60 detik
- Fenerbahce secara resmi membantah telah mengajukan tawaran untuk Rafael Leao, menyebut klaim senilai €100 juta tidak benar.
- Klub Turki itu menegaskan fokus utama mereka adalah kualifikasi Liga Champions, bukan transfer bintang AC Milan.
- Leao, yang baru saja berlibur setelah membela Brasil di Piala Dunia 2026, masih menunggu kepastian masa depannya dengan Milan yang siap melepas dengan harga €60 juta.

Fenerbahce secara resmi membantah rumor bahwa mereka telah mengajukan tawaran untuk bintang AC Milan, Rafael Leao, dan menyebut spekulasi senilai €100 juta sebagai informasi yang keliru.
Klub raksasa Turki itu mengeluarkan pernyataan resmi pada Sabtu pagi setelah media di Italia dan Turki ramai memberitakan bahwa mereka siap menggelontorkan dana besar untuk merekrut pemain sayap Brasil tersebut. “Klaim bahwa kami menawarkan sekitar €100 juta untuk Rafael Leao, termasuk biaya transfer dan gaji, adalah tidak benar,” demikian bunyi pernyataan Fenerbahce. “Tidak ada tawaran semacam itu yang diajukan kepada pemain atau klubnya.”
Pernyataan itu menegaskan bahwa fokus Fenerbahce saat ini sepenuhnya pada pertandingan kualifikasi Liga Champions melawan Górnik Zabrze. “Selama periode ini, kami meminta para penggemar untuk mengabaikan laporan spekulatif yang mencoba mengalihkan perhatian dengan menyajikan upaya transfer yang tidak terpenuhi seolah-olah nyata,” tambah mereka. Klub juga membantah minat terhadap striker Stuttgart, Ermedin Demirović.
Leao saat ini sedang berlibur di Brasil setelah tampil di Piala Dunia 2026. Ia menyempatkan diri mengunjungi Corinthians pada Jumat dan berlatih di fasilitas klub tersebut. Pemain berusia 25 tahun itu dijadwalkan kembali ke Milan pada 29 Juli untuk menjalani pramusim. Meski demikian, masa depannya di San Siro masih belum jelas. AC Milan dilaporkan siap melepasnya dengan harga €60 juta—jauh di bawah klausul rilis sebesar €175 juta—karena Leao dinilai tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kabar ini menarik karena menunjukkan dinamika bursa transfer yang kerap diwarnai spekulasi. Klub-klub Eropa seperti Fenerbahce sering dikaitkan dengan pemain bintang, namun realitas finansial dan prioritas kompetisi seringkali membelokkan rumor. Di Asia Tenggara, minat terhadap pemain seperti Leao juga tinggi, meski tak banyak klub yang mampu menebus mahar transfernya.
Ke depan, pertanyaan terbesar adalah: akankah ada klub lain yang benar-benar mengajukan tawaran untuk Leao, ataukah ia akan bertahan di Milan dengan kontrak yang ada? Dengan harga jual yang turun drastis, peluang kepindahan tetap terbuka, namun Fenerbahce telah memastikan diri keluar dari persaingan untuk saat ini.



