Zuffa Boxing Pukul Perdana di Inggris: Billam-Smith Hajar Rozicki Lewat TKO Ronde Ketujuh
Baca dalam 60 detik
- Chris Billam-Smith mengalahkan Ryan Rozicki melalui TKO di ronde ketujuh dalam debut Zuffa Boxing di Inggris, Sabtu malam.
- Pertarungan sengit di Bournemouth International Centre berakhir dengan kedua petinju dilarikan ke rumah sakit usai laga.
- Kemenangan ini membuka peluang duel melawan Jai Opetaia, meski kondisi fisik Billam-Smith masih diragukan untuk comeback cepat.

Chris Billam-Smith sukses mempersembahkan kemenangan perdana bagi Zuffa Boxing di panggung Inggris. Mantan juara kelas penjelajah WBO itu menghentikan perlawanan Ryan Rozicki melalui technical knockout pada ronde ketujuh dalam laga yang berlangsung brutal di Bournemouth International Centre, Sabtu (15/3) malam waktu setempat.
Pertarungan yang digelar di hadapan publik sendiri itu berjalan alot sejak ronde pertama. Rozicki, petinju asal Kanada yang baru pertama kali bertarung di luar negeri, tampil agresif dan beberapa kali mendapat peringatan karena menggunakan kepala. Ia bahkan kehilangan satu poin di ronde kedua akibat pelanggaran berulang. Namun, Billam-Smith yang dikenal sebagai petarung tangguh tetap tenang dan terus melancarkan pukulan-pukulan hook dari jarak jauh.
Memasuki ronde kelima, Rozicki sudah mengalami luka di kedua matanya dan mulai kelelahan. Namun, petinju berusia 31 tahun itu tetap melawan dan beberapa kali melancarkan pukulan berbahaya. Billam-Smith yang baru pertama kali bertarung sejak menandatangani kontrak dengan Zuffa Boxing, mengerahkan seluruh energinya di ronde keenam dengan melontarkan setidaknya sepuluh pukulan hook beruntun saat terdesak di sudut ring. Puncaknya terjadi di ronde ketujuh, ketika Billam-Smith melepaskan rentetan hook yang memaksa tim Rozicki melemparkan handuk.
Usai pertarungan, kedua petinju sempat mendapatkan perawatan di atas ring. Rozicki bahkan membutuhkan oksigen sebelum akhirnya mereka berpelukan dan mengangkat tangan bersama di hadapan penonton yang memberikan aplaus meriah. Namun, Billam-Smith tidak mengikuti sesi wawancara media pasca-pertarungan. Dana White kemudian mengonfirmasi bahwa keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit.
Pelatih Billam-Smith, Shane McGuigan, mengakui pertarungan itu sangat berat untuk disaksikan. "Saya belum pernah melihat petinju dengan pukulan seperti itu. Kekuatan yang dimiliki Rozicki sungguh luar biasa," ujarnya kepada Sky Sports. "Sebagai teman dan pelatih, menyaksikannya sangat mengerikan, tapi dia (Billam-Smith) tetap sabar. Dia sudah lama tidak bertarung dan pasti ada karat ring, tapi dia mampu bertahan melawan pria yang sangat tangguh."
Zuffa Boxing, yang berada di bawah kendali presiden UFC Dana White, mulai menggelar pertunjukan pada Januari lalu dan berambisi mengguncang dunia tinju. Namun, debut mereka di Inggris tidak sepenuhnya mulus. Promotor Inggris Boxxer mengancam akan mengambil tindakan hukum dengan tuduhan bahwa Billam-Smith, Jack Massey, dan Sam Hickey bertarung tanpa "persetujuan atau otorisasi". Meski demikian, acara tetap berjalan dengan tujuh dari delapan pertarungan di kartu utama dan pendahuluan berakhir sebelum batas waktu.
Sejumlah bintang tinju hadir di ringside, termasuk petinju kelas welter Conor Benn yang baru bergabung dengan Zuffa Boxing pada Februari lalu, serta petinju kelas berat Inggris Derek Chisora dan David Adeleye. Tokoh lokal seperti salah satu CEO AFC Bournemouth, Jim Frevola, juga terlihat duduk di belakang Dana White dan Nick Khan. Suasana di Bournemouth International Centre, yang terkenal dengan atmosfernya yang luar biasa dalam pertarungan Billam-Smith sebelumnya, kembali tercipta malam itu.
Sejak menandatangani kontrak dengan Zuffa Boxing, Billam-Smith telah menyatakan keinginannya untuk bertarung melawan petinju kelas penjelajah Australia, Jai Opetaia. Keduanya sempat terlibat perang kata-kata di media ketika Opetaia memegang gelar IBF dan Billam-Smith menyandang sabuk WBO. Setelah kehilangan gelar dunianya dari Gilberto Ramirez pada 2024, Billam-Smith menegaskan bahwa ia lebih mencari pertarungan besar ketimbang merebut sabuk juara. Opetaia saat ini memegang sabuk kelas penjelajah Zuffa dan bisa menjadi lawan Billam-Smith selanjutnya, jika Dana White memutuskan untuk mempertemukan dua bintang terbesarnya.
Namun, mengingat pertarungan Sabtu malam yang sangat brutal—Billam-Smith sendiri mengalami luka di atas mata kanannya—kembalinya ia ke ring dalam waktu dekat mungkin belum bisa terjadi. Pertanyaan besarnya kini: akankah Zuffa Boxing mampu mempertahankan momentum dan menyajikan duel-duel besar seperti Billam-Smith vs Opetaia di masa depan?



