Adam Azim Makin Dekat ke Gelar Dunia Usai Hajar Steve Claggett
Baca dalam 60 detik
- Petinju ringan welter Inggris Adam Azim menang KO ronde ketiga atas Steve Claggett di London, mempertahankan rekor 15-0.
- Kemenangan ini memperkuat posisinya sebagai penantang utama gelar IBF yang kosong, dengan potensi menghadapi pemenang duel Lindolfo Delgado vs Arthur Biyarslanov.
- Di bawahcard, Francesca Hennessy juga menang KO ronde keenam dan siap merebut sabuk WBC kelas bantam.

Petinju kelas ringan welter asal Inggris, Adam Azim, kian mendekatkan diri ke perebutan gelar dunia setelah menghentikan Steve Claggett di ronde ketiga dalam laga di OVO Arena Wembley, London, akhir pekan lalu. Kemenangan ini sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu prospek paling mematikan di divisi tersebut.
Azim, yang belum terkalahkan dalam 15 pertarungan, tampil dominan sejak ronde pertama. Pukulan uppercutnya berulang kali mendarat di wajah Claggett dan membuat hidung petinju Kanada itu berdarah. Puncaknya terjadi di akhir ronde kedua, ketika Azim menjatuhkan Claggett dengan kombinasi pukulan kanan dan hook. Meski sempat bangkit, Claggett tak mampu bertahan dari gempuran di ronde ketiga hingga wasit Marcus McDonnell menghentikan pertarungan.
“Terima kasih untuk semua yang datang mendukung saya, baik dari Inggris maupun Pakistan,” ujar Azim seusai laga. “Saya harus berlatih ekstra keras selama 12 pekan karena tahu Steve sangat kuat.”
Kemenangan ini membuat Azim, yang dijuluki “The Assassin”, kian percaya diri menantang gelar IBF kelas ringan welter yang saat ini lowong. Federasi tinju internasional (IBF) telah memerintahkan petinju Meksiko Lindolfo Delgado untuk menghadapi Arthur Biyarslanov (Kanada-Rusia) dalam perebutan sabuk tersebut. Azim diprediksi akan menjadi penantang wajib bagi sang pemenang.
Pelatih Azim, Shane McGuigan, tak ragu memuji anak didiknya. “Saya akan melakukan kesalahan besar jika dia tidak menjadi juara dunia. Saya yakin dia bukan hanya juara dunia, tapi akan menjadi juara multi-divisi,” ujarnya. McGuigan juga menyebut Azim memiliki potensi untuk menjadi petinju kelas dunia yang disegani.
Selain jalur IBF, Azim juga dikaitkan dengan duel domestik melawan sesama petinju Inggris, Dalton Smith. Laga tersebut diprediksi akan menjadi salah satu pertarungan paling menarik di kelas ringan welter Inggris dalam beberapa tahun ke depan.
Sementara itu, di laga bawahcard, petinju bantam asal Inggris, Francesca Hennessy, juga tampil impresif. Petinju berusia 21 tahun itu menghentikan Aurora de Persio asal Italia di ronde keenam. Hennessy yang merupakan penantang wajib sabuk WBC, kini memiliki rekor sembilan kemenangan tanpa kekalahan. “Saya jauh lebih tenang di atas ring. Semua datang seiring usia dan pengalaman. Saya siap untuk perebutan gelar,” ucap Hennessy.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bagi dunia tinju bahwa generasi baru petinju Inggris siap menguasai panggung internasional. Bagi Azim, langkah selanjutnya adalah menunggu hasil duel Delgado vs Biyarslanov. Jika ia berhasil merebut sabuk IBF, bukan tidak mungkin ia akan menjadi bintang baru yang meneruskan tradisi petinju Inggris seperti Anthony Joshua atau Tyson Fury. Pertanyaannya, sanggupkah ia menjaga momentum dan menjawab ekspektasi tinggi yang kini membebaninya?