Cedera ACL Belum Pulih, Mees Hilgers Tetap Gabung Latihan Timnas: Sinyal Kuat untuk Masa Depan?
Baca dalam 60 detik
- Mees Hilgers mengikuti latihan Timnas Indonesia meski tidak masuk skuad FIFA Matchday Juni 2026 karena masih dalam pemulihan cedera ACL.
- Kehadiran bek FC Twente itu dinilai sebagai bentuk komitmen dan adaptasi dengan tim, bukan sekadar formalitas.
- Langkah ini membuka peluang bagi Hilgers untuk menjadi andalan di lini belakang Garuda pada ajang-ajang mendatang.
Bek keturunan Indonesia-Meksiko, Mees Hilgers, memilih bergabung dalam sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026), meski namanya tak tercatat dalam daftar 23 pemain yang akan berlaga di FIFA Matchday Juni 2026. Keputusan ini menimbulkan tanda tanya besar: apa urgensi seorang pemain yang masih dalam masa pemulihan cedera untuk ikut berlatih?
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji memberikan penjelasan. Menurutnya, Hilgers sudah lama absen dari pemusatan latihan dan ingin merasakan atmosfer tim. “Memang Mees sudah lama tidak bergabung, dan tadi sempat saya sedikit bicara dengan Mees,” ujar Sumardji. Ia menambahkan bahwa Hilgers sangat antusias meski kondisinya belum seratus persen. “Dia sangat senang, walaupun kondisinya memang kondisi pemulihan,” tuturnya.
Hilgers mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada November 2025, yang membuatnya absen membela FC Twente di Eredivisie sepanjang musim 2025/2026. Cedera semacam ini umumnya membutuhkan waktu pemulihan 6–9 bulan, sehingga kehadirannya di latihan lebih bersifat adaptasi dan pemulihan bertahap. Sumardji menegaskan bahwa Hilgers tidak akan diturunkan dalam laga uji coba melawan Oman (5 Juni) dan Mozambik (9 Juni) di SUGBK.
Keputusan Hilgers untuk tetap hadir meski tak bermain menunjukkan keseriusannya dalam membangun chemistry dengan skuad Garuda. Di tengah persaingan ketat di lini belakang—dengan nama-nama seperti Jordi Amat, Rizky Ridho, dan Elkan Baggott—Hilgers perlu membuktikan diri. Langkah ini juga bisa dibaca sebagai sinyal bahwa ia ingin menjadi bagian dari proyek jangka panjang Timnas Indonesia, termasuk kemungkinan tampil di Piala Dunia 2026 jika Indonesia lolos.
Bagi Timnas Indonesia, kehadiran Hilgers—meski hanya sebagai peserta latihan—memberi dimensi baru. Ia datang bersama tim terapi pribadi untuk memastikan program pemulihannya berjalan optimal. “Hari ini dia tadi bersama dengan tim terapinya untuk memulihkan cedera yang dia alami,” terang Sumardji. Ini menunjukkan pendekatan profesional yang patut dicontoh.
Di sisi lain, publik tentu berharap Hilgers bisa segera pulih total dan memperkuat lini pertahanan. Dengan postur 185 cm dan pengalaman di Eropa, ia dinilai mampu menjadi tembok kokoh. Namun, risiko cedera berulang tetap mengintai. Pertanyaan besarnya: akankah Hilgers menjadi pilar utama Garuda di masa depan, atau hanya sekadar nama besar yang tak pernah benar-benar berseragam merah-putih di laga resmi?



