FIFA World Cup 2026 Dimulai dengan Konser Tiga Negara: Toronto Siapkan Panggung Spektakuler
Baca dalam 60 detik
- FIFA menggelar konser serentak di tiga negara tuan rumah pada 10 Juni 2026, sehari sebelum Piala Dunia dimulai.
- Toronto menjadi kota pertama yang mengumumkan line-up, menampilkan Bryan Adams, Wyclef Jean, dan artis internasional lainnya.
- Konser ini menjadi bagian dari strategi FIFA memperluas hiburan musik, bekerja sama dengan Grammy dan platform digital global.
FIFA World Cup 2026 akan memulai perayaannya dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya: konser serentak di tiga kota tuan rumah pada Rabu, 10 Juni 2026, sehari sebelum turnamen resmi bergulir. Toronto, Kanada, menjadi kota pertama yang mengumumkan daftar penampil, menandai babak baru dalam perpaduan sepak bola dan musik di ajang olahraga terbesar dunia.
Konser hitung mundur ini digelar di FIFA Fan Festival Toronto yang berlokasi di Fort York Historical Site dan The Bentway. Sejumlah nama besar seperti Bryan Adams, Nora Fatehi yang berkolaborasi dengan Sanjoy, Vegedream, serta kolaborasi spesial antara AHI dan Wyclef Jean akan menghibur para penggemar. Tiket mulai dijual pada Jumat, 29 Mei pukul 10:00 EDT melalui portal Host City Toronto, dan panitia mengimbau penggemar untuk segera memesan tempat mengingat kapasitas terbatas.
Peter Montopoli, Chief Tournament Officer FIFA Canada, menyebut Toronto sebagai kota paling multikultural dan bersemangat di dunia, sehingga menjadi panggung ideal untuk konser perdananya. “Menyatukan artis global, penggemar sepak bola, dan komunitas dari seluruh negeri adalah cerminan energi dan semangat multikultural yang akan ditunjukkan Kanada sepanjang turnamen,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Konser ini merupakan hasil kolaborasi dengan Grammy Awards, dan akan menampilkan artis-artis yang masuk dalam album resmi FIFA World Cup 2026. Selain Toronto, konser serupa akan digelar di Meksiko dan Amerika Serikat, dengan pengumuman line-up masing-masing pada 1 dan 2 Juni 2026. FIFA menyebut rangkaian ini sebagai tonggak baru dalam program musik dan hiburan mereka yang terus berkembang.
Bagi penggemar di Indonesia, konser ini bisa disaksikan secara langsung melalui siaran digital FIFA, termasuk TikTok dan platform video on demand VuMe Live. Meski tidak ada artis Asia Tenggara yang diumumkan dalam line-up Toronto, kolaborasi dengan Nora Fatehi—yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia—memberi sentuhan regional. Kehadiran artis dari India dan Afrika dalam konser ini juga menunjukkan upaya FIFA merangkul keragaman global.
Dengan hanya tersisa satu tahun menuju Piala Dunia 2026, konser hitung mundur ini menjadi awal dari serangkaian acara yang dirancang untuk membangun antisipasi. Pertanyaannya, akankah FIFA menghadirkan artis Asia Tenggara dalam konser di Meksiko atau AS? Atau mungkinkah Indonesia suatu hari menjadi tuan rumah konser serupa jika Piala Dunia digelar di kawasan Asia? Jawabannya masih menunggu pengumuman selanjutnya.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540284/original/055945700_1774694136-InShot_20260328_171527653.jpg.jpeg)

