Achraf Hakimi Tetap Masuk Skuad Maroko untuk Piala Dunia Meski Cedera
Baca dalam 60 detik
- Kapten Maroko Achraf Hakimi dipanggil memperkuat Atlas Lions di Piala Dunia meski masih dalam pemulihan cedera yang didapat saat semifinal Liga Champions.
- Pelatih mempertahankan mayoritas pemain inti seperti Noussair Mazraoui dan Brahim Diaz, namun mencoret nama Hakim Ziyech dari daftar akhir.
- Maroko tergabung di Grup C bersama Brasil, Skotlandia, dan Haiti, dengan laga perdana melawan Skotlandia pada 19 Juni.

Kapten tim nasional Maroko, Achraf Hakimi, tetap masuk dalam skuad Atlas Lions untuk Piala Dunia 2026 meskipun masih dibayangi cedera yang ia derita saat semifinal Liga Champions melawan Bayern Munich. Bek kanan Paris Saint-Germain berusia 27 tahun itu belum bermain sejak kemenangan leg pertama atas Bayern pada 28 April lalu, namun ia terlihat mengikuti latihan pada Selasa menjelang final Liga Champions melawan Arsenal.
Keputusan pelatih untuk tetap menyertakan Hakimi menunjukkan optimisme terhadap kesembuhannya tepat waktu. Selain Hakimi, sejumlah nama beken seperti bek Manchester United Noussair Mazraoui, bek Fulham Issa Diop, bek Crystal Palace Chadi Riad, winger Sunderland Chemsdine Talbi, serta gelandang Real Madrid Brahim Diaz juga dipanggil. Mantan bek West Ham Nayef Aguerd, Sofyan Amrabat yang pernah berseragam Manchester United, dan mantan gelandang Leicester Bilal El Khannouss turut masuk daftar.
Namun, mantan winger Chelsea Hakim Ziyech tidak disertakan dalam skuad kali ini. Hal ini mengejutkan mengingat pengalaman Ziyech di turnamen besar, termasuk saat Maroko mencapai semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, Maroko kalah dari Prancis, namun performa mereka menuai pujian dunia.
Maroko saat ini menempati peringkat kedelapan dalam ranking FIFA. Prestasi terbaru mereka di Afrika cukup kontroversial: mereka dinyatakan sebagai juara Piala Afrika tahun lalu setelah Senegal melakukan walk-off pada final, yang kemudian keputusan tersebut dibatalkan dan Maroko dinyatakan sebagai pemenang.
Dengan komposisi skuad yang hampir sama dengan pencapaian historis di Qatar 2022, Maroko berambisi untuk kembali melaju jauh. Kehadiran pemain seperti Brahim Diaz yang musim ini tampil gemilang bersama Real Madrid diharapkan bisa menambah daya gedor tim. Sementara itu, lini belakang yang diisi nama-nama seperti Mazraoui dan Aguerd diyakini masih kokoh.
Menatap Piala Dunia 2026, Maroko tidak hanya mengandalkan pengalaman tetapi juga perpaduan pemain muda berbakat. Dengan grup yang cukup berat, terutama kehadiran Brasil sebagai unggulan, Atlas Lions harus bekerja keras untuk melaju ke fase gugur. Pertandingan melawan Skotlandia pada 19 Juni akan menjadi ujian awal yang krusial.



