Rodri Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Raih Golden Ball
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Manchester City Rodri dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026 setelah mengantarkan Spanyol menang 1-0 atas Argentina.
- Rodri comeback dari cedera ACL parah yang membuatnya absen delapan bulan, menjadi inspirasi kebangkitan di level tertinggi.
- Penghargaan ini menegaskan dominasi Rodri di sepak bola global, menyusul Ballon d'Or 2024 yang ia raih sebelumnya.

Kapten timnas Spanyol, Rodri, resmi menyandang gelar pemain terbaik Piala Dunia 2026 setelah memimpin La Furia Roja menaklukkan Argentina 1-0 di partai final, Minggu (19/7) waktu setempat. Gelandang Manchester City berusia 30 tahun itu menerima trofi Golden Ball sebagai pengakuan atas performa konsistennya sepanjang turnamen, sekaligus melengkapi koleksi pribadinya setelah memenangkan Ballon d'Or 2024.
Kemenangan ini menjadi puncak dari perjalanan dramatis Rodri yang nyaris terputus akibat cedera. Pada September 2024, ia mengalami ruptur ligamen anterior lutut (ACL) saat membela City melawan Arsenal. Cedera tersebut memaksanya menjalani operasi dan rehabilitasi panjang, baru kembali bertanding secara kompetitif pada Mei 2025. Dalam wawancara usai laga, Rodri mengaku masih sulit mempercayai pencapaiannya. “Bahkan saya sendiri tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata. Kami seperti berada di awan,” ujarnya.
Rodri menekankan bahwa filosofi hidupnya adalah bangkit setelah jatuh. “Saya ingin generasi baru melihat contoh saya sebagai peluang—ketika Anda jatuh, Anda bisa bangkit lagi. Terkadang semuanya berjalan baik, terkadang salah. Tapi selalu ada sisi positif,” katanya. Ia juga menyebut keberanian sebagai kunci menghadapi Argentina di final. “Kami harus berani, menatap mata lawan, dan menjalani pertandingan. Hidup memberi Anda Piala Dunia atau tidak, tapi kami berani.”
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisah Rodri menjadi bukti bahwa cedera serius bukanlah akhir dari karier. Di tengah maraknya cedera ACL yang juga dialami pemain lokal seperti Egy Maulana Vikri, semangat Rodri bisa menjadi inspirasi. Selain itu, dominasi Spanyol di Piala Dunia 2026 menegaskan kembali kekuatan sepak bola Eropa yang kerap menjadi tolok ukur bagi perkembangan sepak bola nasional.
Penghargaan Golden Ball ini melengkapi tahun emas Rodri. Setelah memenangkan Ballon d'Or 2024, ia kini menjadi pemain ketiga dalam sejarah yang meraih kedua penghargaan tersebut dalam dua tahun berturut-turut, setelah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Pertanyaannya, mampukah Rodri mempertahankan performa ini hingga Piala Dunia 2030? Atau akankah muncul bintang baru yang menantang dominasinya?



