Arsenal Kehilangan William Saliba dalam Waktu Lama Akibat Cedera Punggung
Baca dalam 60 detik
- Bek andalan Arsenal, William Saliba, dipastikan absen dalam jangka panjang setelah mengalami cedera punggung saat membela Prancis di Piala Dunia.
- Cedera yang sudah dikelolanya sejak beberapa pekan terakhir memaksanya keluar lapangan pada menit ke-30 semifinal melawan Spanyol.
- Absennya Saliba menjadi pukulan berat bagi Arsenal yang akan memulai musim baru dengan laga Community Shield melawan Manchester City.

Arsenal harus bersiap kehilangan bek tengah andalannya, William Saliba, dalam waktu yang cukup panjang setelah pemain berusia 25 tahun itu mengalami cedera punggung saat memperkuat timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Cedera tersebut memaksanya meninggalkan lapangan pada menit ke-30 semifinal kontra Spanyol, dan setelah menjalani pemeriksaan spesialis di London, diputuskan bahwa ia tidak perlu menjalani operasi, melainkan program pemulihan terstruktur.
Saliba sebenarnya sudah mengeluhkan masalah punggung sejak beberapa pekan terakhir. Ia mengaku menahan rasa sakit selama berlaga di Liga Champions dan Premier League sebelum akhirnya terbang ke Piala Dunia. โSaya sudah mengalami cedera ringan selama beberapa bulan. Saya gigit gigi karena ada Liga Champions dan Premier League. Piala Dunia hanya datang sekali setiap empat tahun, jadi Anda harus bertahan,โ ujarnya dalam wawancara sebelumnya.
Bek kelahiran Bondy itu menjadi pilar penting di lini belakang Arsenal musim lalu. Bersama Gabriel Magalhรฃes, ia membentuk duet yang kokoh dan menjadi salah satu kunci keberhasilan The Gunners merebut gelar Premier League setelah 22 tahun menanti, serta melaju hingga final Liga Champions. Saliba mencatatkan 50 penampilan di semua kompetisi musim lalu, menjadikannya pemain yang paling sering dimainkan Mikel Arteta.
Kabar ini tentu menjadi pukulan berat bagi Arsenal yang akan memulai musim baru dalam waktu dekat. Mikel Arteta dijadwalkan membawa timnya menghadapi Manchester City dalam laga Community Shield pada 16 Agustus, hanya lima hari sebelum The Gunners memulai pertahanan gelar Premier League dengan menjamu Coventry City. Tanpa Saliba, Arteta harus memutar otak untuk mengisi kekosongan di jantung pertahanan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, absennya Saliba juga berarti kehilangan salah satu bek muda terbaik dunia yang kerap menjadi sorotan di liga-liga Eropa. Cedera ini mengingatkan pada pentingnya manajemen beban pemain, terutama di tengah jadwal padat yang kerap membuat pemain top rentan cedera. Arsenal kini harus bergantung pada alternatif seperti Ben White atau Jakub Kiwior untuk mengisi posisi bek tengah, setidaknya hingga Saliba pulih sepenuhnya.
Belum ada kepastian kapan Saliba bisa kembali merumput. Program pemulihan yang dijalani akan menentukan seberapa cepat ia bisa beraksi lagi. Pertanyaan besarnya: bisakah Arsenal mempertahankan performa tanpa pilar pertahanan mereka di awal musim yang krusial?



