Tuchel Tenang: Hanya Henderson dan Quansah yang Dipastikan Absen Lawan Argentina
Baca dalam 60 detik
- Timnas Inggris hanya kehilangan Jordan Henderson (cedera) dan Jarell Quansah (kartu merah) saat bersiap menghadapi Argentina di semifinal Piala Dunia.
- Pelatih Thomas Tuchel berpeluang mempertahankan lini belakang yang sama seperti saat mengalahkan Norwegia, dengan Declan Rice dipastikan fit setelah pulih dari sakit.
- Kepastian skuad ini memberi keuntungan taktis bagi Inggris, sementara Argentina harus mewaspadai konsistensi pertahanan The Three Lions.

Timnas Inggris hanya akan kehilangan dua pemain saat menghadapi Argentina di semifinal Piala Dunia, Rabu (14/12) waktu setempat. Jordan Henderson masih dalam masa pemulihan pascaoperasi lengan patah, sementara Jarell Quansah harus menjalani skorsing akibat kartu merah. Situasi ini memberi kelegaan bagi pelatih Thomas Tuchel yang kini bisa fokus meracik strategi terbaik.
Henderson mengalami cedera saat merayakan kemenangan atas Meksiko di babak 16 besar. Ia menjalani operasi dan hingga kini belum dinyatakan fit. Sementara itu, Quansah harus menerima konsekuensi setelah kartu merah yang diterimanya di laga yang sama. Dengan absennya dua pemain tersebut, Tuchel memiliki lebih banyak opsi untuk menentukan susunan pemain inti.
Yang menarik, Tuchel belum pernah menurunkan empat bek yang sama dalam dua pertandingan beruntun sepanjang turnamen. Namun, ia dikabarkan terkesan dengan performa lini belakang yang diturunkan saat melawan Norwegia di perempat final. Kuartet Ezri Konsa, John Stones, Marc Guehi, dan Nico O'Reilly tampil solid dan membantu Inggris meraih kemenangan 2-1. Peluang mereka untuk kembali dimainkan sebagai satu kesatuan cukup besar.
Kabar baik lainnya datang dari gelandang Declan Rice. Persiapannya untuk laga melawan Norwegia sempat terganggu akibat sakit, namun perkembangannya positif. BBC Sport melaporkan bahwa kondisinya membaik dan ia telah berlatih penuh pada Selasa. Rice diperkirakan akan menjadi starter di Atlanta, memperkuat lini tengah Inggris yang sangat membutuhkan ketenangan dan distribusi bola akurat.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, duel Inggris vs Argentina selalu menarik perhatian. Kedua tim memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air. Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Tuchel yang baru menangani Inggris sejak November lalu. Konsistensi lini belakang menjadi kunci, apalagi Argentina memiliki lini depan yang tajam. Jika Inggris mampu mempertahankan soliditas pertahanan, peluang melaju ke final terbuka lebar.
Dengan skuad yang hampir lengkap, Tuchel tak punya alasan untuk tidak tampil maksimal. Pertanyaannya, akankah ia berani mempertahankan empat bek yang sama untuk pertama kalinya? Atau justru melakukan rotasi untuk mengecoh Argentina? Keputusan ini akan sangat menentukan nasib Inggris di turnamen ini.



