Duel Perebutan Peringkat Ketiga: Olise dan Kane Berebut Rekor di Miami
Baca dalam 60 detik
- Michael Olise berpeluang menyamai rekor assist Pele di Piala Dunia jika memberikan satu assist lagi pada laga perebutan tempat ketiga.
- Harry Kane, dengan 73 gol musim ini, bisa menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang masa di Piala Dunia jika mencetak gol tambahan.
- Pertandingan ini menjadi penutup kampanye impresif kedua pemain Bayern Munich setelah gagal di semifinal.

Dua bintang Bayern Munich, Michael Olise dan Harry Kane, akan menjadi pusat perhatian saat Prancis dan Inggris bertemu dalam perebutan medali perunggu Piala Dunia 2026 di Miami, Sabtu (23.00 WIB). Laga ini bukan sekadar hiburan, melainkan panggung bagi keduanya untuk mengukir rekor baru dan menutup perjalanan luar biasa mereka di turnamen ini dengan gaya.
Olise, yang disebut Zlatan Ibrahimović sebagai pemain dengan sentuhan artistik ala Tom Brady, telah menjadi kreator utama Prancis. Dengan lima assist, ia memimpin daftar pengumpan terbanyak Piala Dunia 2026. Satu assist lagi akan menyamai catatan legenda Brasil, Pelé, yang mengoleksi enam assist pada Piala Dunia 1970—rekor yang bertahan lebih dari setengah abad. Prestasi ini semakin istimewa mengingat Olise baru musim lalu menjadi andalan Bayern dengan 19 assist di Bundesliga, membantu tim merebut gelar juara.
Di kubu Inggris, Harry Kane juga tengah berada dalam musim terbaik sepanjang kariernya. Dengan 73 gol untuk klub dan tim nasional pada 2025/2026, ia mencatatkan musim dengan produktivitas tertinggi kedua di Eropa pada abad ini. Enam golnya di Piala Dunia ini sudah melampaui rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di putaran final. Satu gol tambahan akan menjadikan edisi 2026 sebagai Piala Dunia paling subur baginya, mengungguli torehan enam gol pada 2018. Bahkan, jika ia mampu mencetak hat-trick, bukan tidak mungkin ia merebut Sepatu Emas kedua, meski Lionel Messi dan Kylian Mbappé saat ini memimpin dengan delapan gol.
Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi kedua pelatih. Thomas Tuchel (Inggris) dan Didier Deschamps (Prancis) dihadapkan pada dilema: memberi menit bermain kepada pemain pelapis atau tetap memainkan skuad utama. Namun, Olise dan Kane dipastikan akan memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan untuk menutup kampanye Piala Dunia mereka dengan gemilang, setelah sama-sama gagal di semifinal.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, duel ini menawarkan tontonan kelas dunia dengan dua pemain yang bersinar di klub raksasa Jerman. Pertanyaan besarnya: akankah Olise mencatatkan namanya dalam buku rekor, atau Kane yang akan menambah pundi-pundi golnya? Atau justru keduanya akan tampil luar biasa dan membuat laga perebutan tempat ketiga ini tak kalah seru dari partai final?



