Pertarungan Ulang di Boston: Maroko Incar Balas Dendam atas Prancis di Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Prancis dan Maroko akan kembali bertemu di perempat final Piala Dunia 2026, mengulang duel semifinal Qatar 2022 yang dimenangkan Les Bleus.
- Maroko, yang menjadi tim Afrika pertama yang lolos ke semifinal edisi sebelumnya, kini berambisi menembus lagi babak empat besar setelah melewati fase grup yang menantang.
- Laga di Boston Stadium ini menjadi penentu siapa yang melaju ke semifinal di Dallas pada 14 Juli, melawan Portugal, Spanyol, AS, atau Belgia.

Pertemuan antara Prancis dan Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 bukan sekadar laga biasa—ini adalah ulangan dari semifinal empat tahun lalu yang menyisakan luka mendalam bagi skuad Atlas Lions. Kini, di Boston Stadium, Maroko bertekad membalikkan sejarah dan menghentikan langkah Prancis yang mengincar final ketiga berturut-turut.
Laga yang akan digelar pada 10 Juli 2026 ini mempertemukan dua tim dengan perjalanan berbeda menuju babak delapan besar. Prancis, yang tampil dominan di Grup I dengan kemenangan telak atas Senegal, Irak, dan Norwegia, juga sukses melewati babak 32 besar dan 16 besar tanpa kebobolan. Ketajaman lini depan mereka, yang diperkuat Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Michael Olise, menjadi ancaman serius bagi pertahanan Maroko. Namun, Les Bleus juga menunjukkan sisi tangguh saat menaklukkan Paraguay 1-0 berkat penalti Mbappé di babak 16 besar.
Sementara itu, perjalanan Maroko lebih terjal namun penuh semangat juang. Anak asuh Mohamed Ouahbi memulai dengan hasil imbang 1-1 melawan Brasil, kemudian mengalahkan Skotlandia dan Haiti untuk memastikan posisi kedua Grup C. Di babak gugur, mereka menyingkirkan Belanda lewat adu penalti setelah gol penyeimbang dramatis Issa Diop, lalu menghancurkan tuan rumah Kanada 3-0 berkat dwigol Azzedine Ounahi dan gol Soufiane Rahimi. Ketangguhan mental dan soliditas pertahanan menjadi kunci kebangkitan Maroko.
Dalam sejarah pertemuan Piala Dunia, kedua tim hanya pernah bertemu sekali, yaitu di semifinal Qatar 2022. Saat itu, Prancis menang 2-0 berkat gol cepat Theo Hernandez dan gol penutup Randal Kolo Muani. Kekalahan itu menjadi pukulan telak bagi Maroko yang sebelumnya tampil heroik. Kini, dengan skuat yang lebih matang dan pengalaman bermain di level tertinggi, Maroko datang dengan misi balas dendam sekaligus membuktikan bahwa pencapaian mereka empat tahun lalu bukanlah kebetulan.
Bagi Indonesia, laga ini menyajikan tontonan menarik karena Maroko menjadi representasi kebangkitan sepak bola Afrika dan negara Muslim, yang kerap menjadi inspirasi bagi penggemar sepak bola Tanah Air. Gaya bermain Maroko yang disiplin dan penuh kejutan kerap dibandingkan dengan perjuangan tim-tim underdog di Asia. Sementara itu, Prancis dengan bintang-bintangnya selalu menjadi barometer sepak bola Eropa yang patut dicermati.
Pemenang laga ini akan melaju ke semifinal di Dallas pada 14 Juli, dan akan berhadapan dengan salah satu dari Portugal, Spanyol, Amerika Serikat, atau Belgia. Dengan persaingan yang semakin ketat, pertanyaan besarnya adalah: akankah Maroko mampu mengulang sejarah, atau Prancis kembali menunjukkan dominasinya?



