Karier Ben Stokes Berakhir: Inggris Kalah Seri dari Selandia Baru
Baca dalam 60 detik
- Ben Stokes mengakhiri karier internasionalnya setelah Inggris kalah 160 run dari Selandia Baru di Trent Bridge, yang memastikan kemenangan seri 2-1 untuk Kiwi.
- Kekalahan ini merupakan yang ketujuh dalam sembilan tes terakhir Inggris, memperpanjang periode tanpa kemenangan seri sejak 2024 dan meninggalkan kekosongan kepemimpinan.
- Selandia Baru, meski tanpa Kane Williamson, tampil disiplin dan menjadi tim tamu pertama yang memenangi seri tiga tes di Inggris dalam 14 tahun.

Karier gemilang Ben Stokes bersama timnas Inggris resmi berakhir dengan kekalahan 160 run dari Selandia Baru pada tes penentu di Trent Bridge, Senin (14/7). Kekalahan itu sekaligus memastikan kemenangan seri 2-1 untuk Kiwi, meninggalkan Inggris dalam kekacauan tanpa kapten dan tanpa arah yang jelas.
Sehari setelah Stokes mengumumkan pensiun, Inggris hanya mampu membukukan 212 run saat mengejar target 373. Harapan pupus di awal hari ketika Joe Root menjadi korban lemparan langsung brilian Henry Nicholls dari titik. Jamie Smith (60) dan Gus Atkinson sempat memberikan perlawanan dengan kemitraan 75 run, namun Atkinson tumbang sebelum makan siang. Setelah itu, kehilangan Josh Tongue akibat lemparan langsung Mitchell Santner dan Smith yang tertangkap di long-off memastikan kekalahan Inggris.
Kekalahan ini menjadi yang ketujuh dalam sembilan tes terakhir Inggris, dan memperpanjang periode tanpa kemenangan seri sejak 2024. Bagi Stokes, masa kepelatihan selama empat tahun berakhir dengan kekalahan kandang pertama, sementara karier internasional 15 tahun ditutup dengan kekacauan. Inggris kini harus mencari kapten baru untuk tes melawan Pakistan pada Agustus, dengan Harry Brook sebagai kandidat utama, meski Joe Root juga disebut-sebut.
Kekalahan ini juga memicu pertanyaan tentang masa depan manajemen Inggris. Pelatih Brendon McCullum, direktur kriket Rob Key, CEO ECB Richard Gould, dan ketua Richard Thompson akan menghadapi tekanan besar. McCullum mengaku sedih saat Stokes menyampaikan keputusan pensiunnya. Mantan kapten Inggris Michael Vaughan menilai perubahan lebih lanjut diperlukan setelah pensiunnya Stokes.
Di sisi lain, pencapaian Selandia Baru patut diacungi jempol. Meski kehilangan Kane Williamson yang pensiun setelah tes pertama, Kiwi tampil disiplin dan tanpa ampun. Kemitraan pembuka 317 run antara Tom Latham dan Devon Conway menjadi fondasi kemenangan. Kontribusi penting juga datang dari Glenn Phillips, Daryl Mitchell, Matt Henry, dan Tom Blundell. Kiwi kini menjadi tim tamu pertama yang memenangi seri tiga tes di Inggris sejak 2011.
Bagi Indonesia, meski kriket bukan olahraga utama, kisah ini mengingatkan pentingnya regenerasi kepemimpinan dan konsistensi performa. Inggris, yang sempat dianggap sebagai kekuatan baru dengan gaya "Bazball", kini harus memulai lagi dari awal. Pertanyaan besarnya: akankah Inggris mampu bangkit sebelum Ashes tahun depan, atau justru akan terpuruk lebih dalam?



