Carrick Desak Man United Genjot Belanja Pemain demi Kembali ke Puncak
Baca dalam 60 detik
- Manajer Manchester United, Michael Carrick, menegaskan timnya masih membutuhkan tambahan pemain baru meski telah menggelontorkan dana 83 juta poundsterling.
- Kehadiran Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo menjadi sorotan utama jelang musim baru, dengan Carrick berkomitmen memulihkan performa terbaik mereka.
- Keterbatasan anggaran dan persaingan ketat di bursa transfer membuat Man United harus cermat dalam setiap langkah untuk kembali bersaing di Liga Champions.

Michael Carrick, manajer Manchester United, menegaskan bahwa timnya masih membutuhkan tambahan amunisi baru di bursa transfer musim panas ini. Meski telah mengeluarkan dana besar, pelatih asal Inggris itu menilai skuadnya belum cukup kompetitif untuk bersaing di level tertinggi, terutama dengan kembalinya mereka ke Liga Champions setelah dua tahun absen.
Sejauh ini, United telah menghabiskan sekitar 83 juta poundsterling untuk mendatangkan Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa, plus Karl Darlow yang bergabung secara gratis sebagai kiper cadangan. Namun, Carrick sadar bahwa kelemahan di posisi bek kiri dan gelandang tengah masih menganga. Ia pun mengakui bahwa perburuan pemain belum selesai, meski klubnya sempat gagal mendapatkan target utama seperti Elliot Anderson dan Matheus Fernandes karena kalah bersaing dalam hal finansial.
"Kami menginginkan lebih, kami membutuhkan lebih, dan kami terus mencari cara untuk mewujudkannya," ujar Carrick dalam konferensi pers, Jumat (16/8). "Uang tetaplah uang, saya paham itu. Kami merasa harus terus berjuang untuk semua yang kami ikuti, sambil tetap realistis dengan apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir."
Manajer berusia 43 tahun itu juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara ambisi dan realitas finansial. Ia menegaskan bahwa klub harus menghindari kesalahan mahal di masa lalu, seperti membeli pemain dengan harga selangit yang kemudian tidak sesuai ekspektasi. "Untuk saat ini, kami harus memanfaatkan apa yang ada, tetapi kami harus mendorong setiap batas yang kami miliki untuk bisa menang lagi," tambahnya.
Di sisi lain, Carrick juga berbicara tentang situasi Marcus Rashford. Penyerang berusia 28 tahun itu sempat dipinjamkan ke Aston Villa dan Barcelona pada musim lalu, dan kini kembali ke Old Trafford. Meski banyak suporter yang masih kecewa dengan sikapnya, Carrick menegaskan bahwa Rashford akan diperlakukan sama seperti pemain lainnya. "Dia adalah pemain kami. Dia pemain bagus dan memberi kami sesuatu yang sedikit berbeda," kata Carrick.
Rashford dijadwalkan tampil melawan AC Milan dalam laga persahabatan di Wroclaw, Polandia, Sabtu (17/8). Pertandingan itu akan menjadi ajang pembuktian bagi Rashford untuk menunjukkan bahwa ia masih layak menjadi andalan United. Carrick percaya bahwa pemain yang pernah dianggap sebagai produk terbaik akademi klub sejak era Sir Alex Ferguson itu masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan.
Selain Rashford, Carrick juga memberikan perhatian khusus kepada Kobbie Mainoo. Gelandang muda Inggris itu sempat diabaikan oleh manajer sebelumnya, Ruben Amorim, dan bahkan tidak masuk skuad Thomas Tuchel untuk Piala Dunia 2026. Namun, Carrick, yang pernah mengalami nasib serupa saat diabaikan Fabio Capello pada Piala Dunia 2010, mencoba memberikan dukungan moral. "Saya berbicara dengannya sepanjang Piala Dunia, tidak banyak, tapi sedikit-sedikit. Dia dalam semangat yang baik," ungkap Carrick.
Bagi Carrick, ini adalah musim pertamanya sebagai manajer penuh waktu di Old Trafford. Ia mengambil alih dari Ruben Amorim pada Januari lalu dan berhasil memenangkan 12 dari 17 pertandingan. Meski demikian, tantangan terbesar ada di depan: membangun tim yang konsisten dan mampu bersaing di semua kompetisi. "Saya tidak pernah menganggap remeh posisi ini dan apa yang dibawa klub sepak bola ini," tutupnya.
Dengan bursa transfer yang masih berjalan hingga 1 September, pertanyaannya kini: akankah Man United mampu mendatangkan pemain tambahan yang dibutuhkan, atau akankah mereka kembali tertinggal dari rival-rivalnya? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi Carrick tampaknya tidak akan tinggal diam.



