Buru Gelandang West Ham, Tottenham Siapkan Suksesor James Maddison
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dan Manchester United bersaing ketat untuk merekrut Mateus Fernandes dari West Ham United pada bursa transfer musim panas ini.
- Gelandang Portugal berusia 22 tahun itu dinilai sebagai ancaman langsung bagi posisi James Maddison yang mulai kehilangan pengaruh di skuad Spurs.
- Kedatangan Fernandes diyakini akan menjadi bagian dari proyek regenerasi lini tengah Tottenham di bawah arahan pelatih baru Roberto De Zerbi.

Tottenham Hotspur dikabarkan semakin agresif dalam perburuan gelandang West Ham United, Mateus Fernandes, sebagai bagian dari rencana besar Roberto De Zerbi untuk membangun kembali skuadnya musim depan. Klub asal London Utara itu disebut siap bersaing dengan Manchester United demi mendapatkan tanda tangan pemain berusia 22 tahun tersebut, yang dinilai sebagai kandidat ideal untuk menggantikan peran James Maddison yang mulai memudar.
Menurut jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano, kedua klub masih terus berupaya keras untuk merealisasikan transfer ini. "Manchester United dan Tottenham masih berperang. Tottenham sudah berhari-hari mencoba mendekati pemain dan agennya, sementara Manchester United tetap menjalin kontak dengan West Ham. West Ham telah jelas kepada agen pemain: mereka akan menjualnya kepada penawar tertinggi," ujar Romano dalam kanal YouTube-nya.
Persaingan ini menambah daftar panjang target Spurs di bursa transfer musim panas ini. Sebelumnya, Tottenham telah mendatangkan empat pemain berpengalaman di Premier League, yakni Andy Robertson, Marcos Senesi, Jan Paul van Hecke, dan Martin Dubravka, dengan total investasi sekitar Β£52 juta. Kini, mereka mengincar Fernandes sebagai rekrutan kelima, sekaligus sinyal perubahan haluan di lini tengah.
Kedatangan Fernandes diprediksi akan mengancam posisi James Maddison yang selama ini menjadi favorit penggemar. Maddison, yang akan genap berusia 30 tahun tahun ini, mengalami musim yang mengecewakan dengan minimnya kontribusi akibat cedera. Dalam 78 pertandingan bersama Spurs, ia mencatatkan 37 gol dan assist, tetapi statistik defensifnya jauh di bawah Fernandes. Seorang analis bahkan menyebut Fernandes berpotensi menjadi "gelandang nomor delapan paling lengkap di dunia" berkat fisik dan mobilitasnya.
Di sisi lain, Tottenham juga dikaitkan dengan Sandro Tonali dari Newcastle United dan Conor Gallagher, yang mulai menunjukkan performa apik musim lalu. Sementara itu, Yves Bissouma dipastikan hengkang secara gratis, dan Lucas Bergvall dikabarkan ingin pergi karena minimnya menit bermain. Situasi ini membuka peluang bagi De Zerbi untuk merombak total lini tengah Spurs.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, persaingan transfer antara Tottenham dan Manchester United selalu menarik untuk diikuti, mengingat basis penggemar kedua klub yang besar di Tanah Air. Kehadiran pemain muda potensial seperti Fernandes juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton Liga Inggris di Indonesia yang haus akan talenta baru.
Pertanyaan besarnya, akankah Tottenham berhasil mengalahkan Manchester United dalam perburuan ini? Atau justru West Ham yang akan diuntungkan dengan perang penawaran? Yang jelas, bursa transfer musim panas ini masih menyisakan banyak drama.



