Gracie Abrams Tak Masalah Dicap Nepo Baby: Saya Paham Keistimewaan Saya
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi Gracie Abrams mengaku wajar jika disebut nepo baby karena menyadari privilese dari orang tuanya, sutradara J.J. Abrams dan eksekutif Katie McGrath.
- Ia menilai label tersebut tidak mengganggu, justru menunjukkan kesadaran akan akses dan keamanan finansial yang membantunya fokus berkarya.
- Album ketiganya, 'Daughter From Hell', menjadi permintaan maaf untuk sang ibu atas masa remaja yang 'brutal'.

Gracie Abrams tidak mempermasalahkan julukan "nepo baby" yang kerap disematkan padanya. Pelantun Close to You itu justru menganggap label tersebut sebagai sesuatu yang wajar, mengingat latar belakang keluarganya yang memberinya keistimewaan sejak lahir.
Dalam wawancara dengan New York Times' Popcast, Abrams mengakui bahwa dirinya tumbuh dengan jaring pengaman finansial yang memungkinkannya bereksperimen dan berkonsentrasi penuh pada musik. "Saya tidak tumbuh dengan ketakutan finansial, dan itu adalah hal terbesar," ujarnya. Ia menambahkan bahwa rumah tangga tempat ia dibesarkan memberinya kosakata dan pemahaman yang sangat beruntung ia miliki.
Putri dari sutradara J.J. Abrams dan CEO Bad Robot Production, Katie McGrath, ini menegaskan bahwa ia memahami nada bercanda di internet. "Ketika saya melihat orang-orang menunjukkan hal itu, saya mengerti, sungguh. Lelucon dan segalanya, saya paham nada bicara internet," katanya.
Abrams, yang kini berusia 26 tahun, tengah mempersiapkan album ketiganya yang bertajuk Daughter From Hell. Judul tersebut diambil dari salah satu lagu di album yang ia tulis sebagai bentuk permintaan maaf kepada ibunya atas perilaku "brutal" semasa remaja. "Ini pertama kalinya saya bisa menulis lagu, sungguh, selain pesan teks untuk meminta maaf kepada ibu saya karena bersikap brutal saat tumbuh dewasa," ungkapnya.
Menyinggung soal hubungan asmaranya dengan aktor Paul Mescal, Abrams mengaku tidak suka menyembunyikan kisah cintanya. "Saya tidak suka perasaan bersembunyi. Saya juga menyukai privasi di mana itu terasa tepat... Itu adalah bagian dari hidup saya yang membawa begitu banyak kedamaian dan kegembiraan," katanya. Mescal ikut berkontribusi dalam album barunya, menulis lagu berjudul Imaginary Friend. Abrams menyebut proses kolaborasi itu terasa alami dan menyenangkan.
Fenomena "nepo baby" memang kerap menjadi perdebatan di industri hiburan global. Di Indonesia, diskusi serupa juga muncul ketika anak selebritas atau tokoh publik merambah dunia seni. Banyak yang mempertanyakan apakah kesuksesan mereka murni karena bakat atau faktor koneksi. Sikap Abrams yang menerima label tersebut dengan lapang dada bisa menjadi contoh bagaimana seorang figur publik bisa merespons kritik dengan dewasa, sembari tetap mengakui hak istimewa yang dimilikinya.
Ke depannya, publik akan menanti apakah album Daughter From Hell mampu membawa Abrams keluar dari bayang-bayang nama besar orang tuanya, atau justru semakin mengukuhkan posisinya sebagai penyanyi yang diakui karena karya, bukan semata-mata karena garis keturunan.



